SPIRITUALITAS DAN KESUSASTERAAN INDO-MUSLIM

ANNEMARIE SCHIMMEL, (2008) SPIRITUALITAS DAN KESUSASTERAAN INDO-MUSLIM. /Jurnal/Al-Jamiah/Al-Jamiah No. 55 TH. 1994/.

[img]
Preview
Text
11. Annemarie Schimmel - SPIRITUALITAS DAN KESUSASTERAAN INDO-MUSLIM.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)

Abstract

bSpiritualitas Islam di India Barangkali reaksi pertama yang timbul dalam pikiran seorang Barat ketika mendengar kata India adalah Taj Mahal, karena Taj ini dipandang sebagai pengejawantahan dari keindahan India. Orang yang tertarik kepada sejarah agama mungkin akan berpikir bahwa iUpanishad/i adalah ungkapan kearifan tertinggi, sejak Anquetil-Duperron menerjemahkannya ke dalam bahasa latin pada tahun 1801. Tetapi sedikit orang mengetahui bahwa Taj Mahal adalah suatu karya seni Islam dan terjemahannya iUpanishad/i dalam bahasa Persia, yang menjadi dasar terjemahan Anquetil-Duperron, adalah karya Dara Shikoh, seorang putera mahkota Imperium Mughal yang cenderung kepada mistik, yang dieksekusi oleh adiknya, Aurangzeb, pada tahun 1069/1659 karena dianggap telah menyimpang. Kedua pangeran terebut termasuk di antara 14 putera Mumtaz Mahal, yang untuk mengenang dirinyalah Taj Mahal itu dibangun, dari suaminya Sjahjahan, penguasa Mughal kelima dari keturunan Timur di India. Andil umat Islam dalam spiritual India secara umum telah dilupakan orang, bahkan ahli keislaman jarang yang menyadari kekayaan yang begitu mendalam dari warisan mistik dan keagamaan secara keseluruhan dalam bangsa India. Meskipun demikian, sejarah warisan ini telah bermula dari awal taun 92/711, ketika serombongan kecil bangsa Arab di bawah pimpinan Muhammad ibn al-Qasim menaklukkan Sind, di belahan selatan dari Pakistan sekarang, yang memperluas kekuasaan muslim sampai ke Multan. Propinsi baru tersebut harus menghadapi sejumlah besar warga yang beragama Budha dan Hindu, yang diperlakukan oleh Muhammad sebagai iahl al-kitab/i, seperti oang-orang Yahudi dan Kriten di Timur Dekat.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Spiritualitas, Kesusasteraan, Indo-Muslim
Subjects: Al Jamiah Jurnal
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 15 Apr 2013 10:12
Last Modified: 15 Apr 2013 10:12
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/433

Actions (login required)

View Item View Item