FILSAFAT DALAM PANDANGAN KYAI (STUDI TERHADAP PONDOK PESANTREN AL-ISHLAH SENDANGAGUNG PACIRAN LAMONGAN)

NAILI MUFIDAH - NIM. 02511231, (2010) FILSAFAT DALAM PANDANGAN KYAI (STUDI TERHADAP PONDOK PESANTREN AL-ISHLAH SENDANGAGUNG PACIRAN LAMONGAN). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img] Text (FILSAFAT DALAM PANDANGAN KYAI (Studi Terhadap Pondok Pesantren Al Ishlah Sendangagung, Paciran, Lamongan))
BAB I,V.pdf - Published Version

Download (820Kb)
[img] Text (FILSAFAT DALAM PANDANGAN KYAI (Studi Terhadap Pondok Pesantren Al Ishlah Sendangagung, Paciran, Lamongan))
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (393Kb)

Abstract

Pesantren dan kyai adalah dua dunia yang tak habis-habisnya untuk dikaji. Ada cukup banyak penelitian dan kajian dengan menjadikan pesantren dan kyai sebagai objek kajiannya. Namun demikian, selalu saja tersedia perspektif yang beragam dan belum menemukari solusi akan persoalan seperti ini. Pesantren dan kyai merupakan khazanah intelektualitas yang kaya dengan beragam perspektif filosofisnya. Oleh karena itu, merupakan hal yang sangat wajar jika penelitian tentang pesantren begitu banyak dilakukan. Dalam konteks ini, sebagai sebuah institusi pendidikan dan sosial, pondok pesantren Al-Ishlah, Lamongan tentunya tidak dapat menghindar dari dinamika zaman, termasuk bagaimana pesantren dan para kyainya tersebut merespons perkembangan ilmu filsafat dan berbagai disiplin ilmu lainnya. Karena itu, penelitian ini akan mencoba melihat bagaimana pandangan kyai pondok pesantren Al-Islah mengenai filsafat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan mengkaji pemikiran tokoh yang bersifat kualitatif dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah: Pertama, Secara umum para pengasuh (kyai) pondok pesantren Al-Ishlah memiliki pandangan positif dan pengetahuan yang cukup mendalam mengenai filsafat. Hal ini barangkali lantaran mereka merupakan alumni perguruan tinggi. Drs. K.H. Muhammad Dawam Salehnmerupakan seorang sarjana fllsafat Universitas Gadjah Mada, sedangkan Drs. K.H. Agus Salim Syukron adalah alumni dan dosen Institut Pendidikan Darussalam Gontor, Ponorogo. Kedalaman wawasan para pengasuh Pondok Pesantren Al-Ishlah tentang filsafat dapat ditilik dari dua aspek, yakni definisi dan ruang lingkup filsafat. Kedua, Sama seperti halnya pondok pesantren lainnya yang bertebaran di Indonesia, pondok pesantren Al-Ishlah, Lamongan, sejatinya telah mengajarkan filsafat. Akan tetapi, kajian filsafat tersebut tidak menjadi mata pelajaran tersendiri. la include di dalam mata pelajaran yang diajarkan di setiap kelas. Selain telah inherent dalam pelajaran dan kitab-kitab kuning, menurut kyai pondok pesantren Ishlah, pelajaran filsafat sesungguhnya telah terepresentasikan di dalam filsafat moral atavi etika yang ditanamkan kepada santri. Menurut mereka, pendidikan moral yang diajarkan di pesantren lebih penting ketimbang pelajaran yang lebih banyak berisi pembinaan intelektualitas. Selain dipfaktikkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari, pelajaran etika juga terdapat dalam kitab-kitab kuning yang diajarkan kepada santri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Drs. Sudin., M. Hum
Uncontrolled Keywords: Pondok Pesantren, Filsafat, Kyai, Santri
Subjects: Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuludin > Aqidah Filsafat
Depositing User: Users 1 not found.
Date Deposited: 14 Aug 2012 13:38
Last Modified: 04 Sep 2012 15:41
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/4334

Actions (login required)

View Item View Item