KOMUNITAS BECAK MOTOR SEBAGAI POTRET PERUBAHAN SOSIAL (STUDI ATAS KOMUNITAS BECAK MOTOR DI DESA PACIRAN KAB. LAMONGAN)

HUKMAWATI - NIM. 05720026, (2010) KOMUNITAS BECAK MOTOR SEBAGAI POTRET PERUBAHAN SOSIAL (STUDI ATAS KOMUNITAS BECAK MOTOR DI DESA PACIRAN KAB. LAMONGAN). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (980kB) | Preview
[img] Text
BAB II,III,IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (648kB)

Abstract

ABSTRAK Modernisasi dan perkembangan di bidang teknologi membawa pengaruh bagi kehidupan manusia dalam berbagai segi. Tidak ketinggalan pula di bidang transportasi. Berkembangnya teknologi mau tidak mau mempengaruhi pola pikir masyarakat. Kondisi ini pula yang mengakibatkan becak mulai mengalami perubahan. Sebagai transportasi tradisional, becak dikenal selama ini sebagai kendaraan beroda tiga dengan menggunakan tenaga manusia, bebas polusi asap maupun polusi udara. Selain perubahan budaya yang mengakibatkan hidup instan dan semakin efisien, perubahan dalam solidaritas dan ketidak harmonisan masyarakat pun sudah mulai muncul. Keterkaitan antara penarik becak dan penumpang pun juga sangat berpengaruh dan kian membentuk sekat-sekat sosial. Gejala-gejala yang timbul di antaranya adalah diakibatkan oleh ketidakmerataan antara penarik becak motor sebagai penunjang perubahan dan penarik becak tradisional yang memang eksistensinya sudah lama ada. Persaingan itu seperti ketidakadilan atas tidak meratanya penghasilan oleh masing-masing penarik becak mengakibatkan semakin tergesernya eksistensi becak tradisional dan semakin banyaknya penumpang becak motor. Berangkat dari latar belakang di atas maka dirasa perlu untuk melakukan ,penelitian tentang faktor yang mempengaruhi perubahan becak tradisonal menjadi becak motor serta implikasinya terhadap perubahan sosial. Sehingga tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui faktor dan implikasi dari perubahan becak tersebut. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara mendalam secara terlibat. Peneliti masuk dalam kehidupan sehari-hari, mereka untuk memperoleh nilai-nilai yang menjadi pegangan dan tuntunan hidup. Selanjutnya, data yang diperoleh dari lapangan dianalisis dengan menggunakan metode verstehen, yaitu mengutamakan pemahaman dan interpretasi terhadap data-data yang tersedia. Di samping cara analisis tersebut, dalam penelitian ini juga digunakan analisis fenomenologis, yaitu menginterpretasi data dengan kenyataan kehidupan sehari-hari penduduk setempat. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa faktor yang mendorong para tukang becak merubah becaknya menjadi becak motor adalah: (a) faktor ekonomi, ,(b) pola pikir, (c) tuntutan zaman, (d) ajang kompetisi, (e) keterbatasan usia dan fisik, serta (f) faktor lingkungan. Sedangkan implikasi betor terhadap perubahan sosial di peroleh data sebagai berikut: (a) implikasi sosial yang meliputi: meringankan beban, mengkat derajat, memperluas pengalaman tukang becak, kesenjangan sosial, polusi suara dan udara. (b) implikasi ekonomi yang meliputi: mendapat penghasilan lebih, kapitalisasi tukang becak. (c) implikasi agama. (d) implikasi budaya yang meliputi: budaya instan dan sistem kontrak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Dr. Syarifuddin Jurdi, M.Si.,
Uncontrolled Keywords: Modernisasi, Perubahan sosial, Becak motor, Implikasi Sosial.
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora > Sosiologi (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 25 Jul 2013 09:09
Last Modified: 15 Dec 2016 04:24
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/4370

Actions (login required)

View Item View Item