DEMOKRASI DALAM PEMIKIRAN ULAMA ISLAM SALAFI YAMANI DI INDONESIA

AFZALU SYAHRUDIN NIM. 05370007, (2010) DEMOKRASI DALAM PEMIKIRAN ULAMA ISLAM SALAFI YAMANI DI INDONESIA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (DEMOKRASI DALAM PEMIKIRAN ULAMA ISLAM SALAFI YAMANI DI INDONESIA)
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (DEMOKRASI DALAM PEMIKIRAN ULAMA ISLAM SALAFI YAMANI DI INDONESIA)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (401kB)

Abstract

Jagad pergerakan Islam Indonesia sekarang semakin diramaikan dengan hadirnya jama'ah pergerakan baru yang juga secara perlahan mulai menanamkan pengaruhnya. Salah satu gerakan Islam tersebut adalah yang menyebut diri mereka sebagai Salafi atau Salafiyyah. Abu Abdillah Al-Thalibi memisahkan jama'ah Salafi di Indonesia menjadi dua kelompok yaitu Salafi Yamani dan Salafi Haraki. Salafi Yamani lebih dikenal karna sifatnya yang keras dibandingkan dengan Salafi Haraki yang cenderung moderat. Salah satu fatwa keras yang dikeluarkan oleh Salafi Yamani adalah haramnya berpolitik. Para ulama Salafi Yamani melarang jama'ahnya untuk memilih presiden dan pejabat di pemerintahan dalam pemilu, serta menilai sesat saudara sesama muslim yang terlibat dalam pemilu dan politik. Namun di sisi lain, para ulama Salafi Yamani mewajibkan pengikut-pengikutnya untuk mentaati presiden dan pemerintah (dalam hal kebaikan dan bukan hal kemaksiatan), walaupun presiden dan pemerintah tersebut dihasilkan dari cara-cara yang haram yaitu pemilu dan demokrasi. Ibarat ayam panggang, para ulama Salafi Yamani menyalahkan orang yang memperolehnya dengan cara yang haram seperti ayam hasil curian, namun ketika ayam tersebut disajikan di depan para ulama Salafi, ayam panggang tersebut menjadi halal untuk dikonsumsi. Dari sinilah muncul kerancuan di dalam pemikiran ulama Salafi Yamani terhadap politik. Kerancuan inilah yang membuat peneliti tertarik untuk mencari apa yang mendasari sikap jama'ah Salafi Yamani dalam bidang politik, yang dalam penilitan ini dikhususkan pada masalah tentang demokrasi serta posisi Islam dalam hal relasi agama dan negara. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dimana penyusun mencari informasi secara lengkap dan mendalam mengenai objek penelitian. Adapun metode-metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan metode studi pustaka atau metode dokumentasi, yaitu dengan cara menelaah dan menganalisis buku-buku yang menjadi rujukan Salafiyyun dan buku pendukung lainnya yang relevan dengan topik penelitian. Selain itu juga dengan mengumpulkan data-data yang terdapat pada dokumen hasil penelitian sejenis, artikel dan jurnal ilmiah, rekaman ceramah ulama Salafi yang bertema politik, pengumpulan data via internet dan sumber lain yang sesuai dengan topik penelitian. Untuk menunjang pengumpulan data yang diperlukan, Peneliti juga menggunakan metode interview, yaitu melakukan wawancara secara langsung dengan narasumber atau pihak yang berhubungan dengan topik kajian penelitian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : 1. Drs. H. KAMSI, M.A. 2. M. NUR, S.Ag., M.Ag
Uncontrolled Keywords: Pergerakan Islam, Politik Islam
Subjects: Politik Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Jinayah Siyasah (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 06 Sep 2012 08:53
Last Modified: 21 Apr 2016 07:16
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/4388

Actions (login required)

View Item View Item