PRAKTEK PEMBAGIAN HARTA WARISAN MASYARAKAT DESA WONOKROMO KECAMATAN PLERET KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA

WASIS AYIB ROSIDI - NIM. 05350045, (2010) PRAKTEK PEMBAGIAN HARTA WARISAN MASYARAKAT DESA WONOKROMO KECAMATAN PLERET KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PRAKTEK PEMBAGIAN HARTA WARISAN MASYARAKAT DESA WONOKROMO KECAMATAN PLERET KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA)
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (PRAKTEK PEMBAGIAN HARTA WARISAN MASYARAKAT DESA WONOKROMO KECAMATAN PLERET KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA)
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (244kB)

Abstract

Penerapan hukum bidang kewarisan di Indonesia sering mengalami berbagai hambatan dan benturan. Hal ini karena sistem hukum kewarisan Islam harus beradaptasi dalam konteks lingkungan Indonesia karena struktur dan sistem kemasyarakatan di Indonesia berbeda dengan latar sosial masyarakat Arab, tempat hukum kewarisan Islam diterapkan sistem keluarga atau kekerabatan dalam kewarisan Arab bersifat patriarkal, sedangkan sistem kekerabatan di Indonesia bersifat bilateral. Salah satu contoh fenomena yang berkaitan dengan problem di atas adalah masyarakat Desa Wonokromo Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul Bantul Yogyakarta. Secara kultural masyarakat Wonokromo termasuk masyarakat yang memiliki sifat religius yang tinggi. Akan tetapi di satu sisi, dalam praktek pembagian harta warisan yang berkembang di daerah tersebut mengikuti adat atau tradisi tersendiri. Berangkat dari fenomena tersebut penulis tertarik untuk meneliti lebih lanjut mengenai praktek pembagian harta warisan dalam masyarakat Wonokromo Bantul Yogyakarta, hal ini dirasa penting sebagai upaya untuk menemukan relevansi hukum Islam terutama hukum kewarisan dengan hukum adat yang berkembang di masyarakat muslim. Penelitian ini akan memfokuskan kajian pada dua masalah pokok yang akan dipecahkan dalam penelitian, yaitu: bagaimana praktek pembagian warisan dalam masyarakat Desa Wonokromo Bantul Yogyakarta dan bagaimana pandangan hukum Islam terhadap praktek pembagian warisan di Desa Wonokromo. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif analisis dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara, observasi dan kepustakaan yang merupakan rujukan untuk menganalisis hasil penelitian. Pendekataan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiologis normatif. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa praktek pembagian harta waris yang ditempuh oleh masyarakat Desa Wonokromo adalah dengan sistem kewarisan bilateral individual melalui jalan musyawarah dan perdamaian. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya persengketaan di antara ahli-ahli waris supaya tercapainya kemaslahatan. Adapun perbandingan bagian yang diterima antara ahli waris laki-laki dan ahli perempuan tergantung dari hasil musyawarah dengan mengutamakan asas rasa saling rela dan saling menerima berapa pun bagiannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Drs. SUPRIATNA, M.Si 2. Hj. FATMA AMILIA, S.Ag., M.Si
Uncontrolled Keywords: pembagian harta waris, sistem kewarisan bilateral individual
Subjects: Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Al-Ahwal Asy-Syakhsiyyah (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 30 Sep 2013 09:35
Last Modified: 12 Apr 2016 06:27
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/4393

Actions (login required)

View Item View Item