TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERJANJIAN SEWA MENYEWA TENDA HDWR BRAJAN WONOKROMO PLERET BANTUL YOGYAKARTA

MISBAHUL MUNIR - NIM. 04380049 , (2010) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERJANJIAN SEWA MENYEWA TENDA HDWR BRAJAN WONOKROMO PLERET BANTUL YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERJANJIAN SEWA MENYEWA TENDA HDWR BRAJAN WONOKROMO PLERET BANTUL YOGYAKARTA)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERJANJIAN SEWA MENYEWA TENDA HDWR BRAJAN WONOKROMO PLERET BANTUL YOGYAKARTA)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (257kB)

Abstract

Persewaan tenda yang banyak dijumpai di dalam masyarakat umumnya menyediakan perlengkapan-perlengkapan untuk prosesi upacara pernikahan, upacara peringatan hari besar nasional, peringatan hari besar Islam dan acara-acara yang melibatkan masyarakat banyak. Alat yang digunakan tidak sekedar tenda biasa, akan tetapi ditambah dengan adanya hiasan-hiasan yang mendisain, sehingga tenda terkesan lebih rapi dan lebih indah. Melihat fenomena yang terjadi pada masyarakat akan kebutuhan terhadap tenda, maka persewaan tenda menjadi solusi yang efektif dan efisien untuk mendukung berlangsungnya acara tersebut. Di sisi lain usaha persewaan tenda dalam kehidupan masyarakat sangat memberikan sumbangan bagi hidup hajat orang banyak, mulai dari pengurangan angka pengangguran sampai kontribusi pada jasa dalam kehidupan masyarakat. Khususnya di persewaan tenda HDWR Brajan. Tepatnya terletak di dusun Brajan, desa Wonokromo, kecamatan Pleret kabupaten Bantul Yogyakarta merupakan salah satu persewaan tenda yang telah berdiri puluhan tahun, tentunya sudah memberikan sumbangsih kemanfaatan bagi masyarakat luas, khususnya di kabupaten Bantul dan sekitarnya. Dalam perjanjian Islam, resiko mengenai barang yang dijadikan objek perjanjian Ijarah dipikul/ditanggung oleh pihak pemilik barang, sebab pihak penyewa hanya menguasai objek semata-mata untuk mengambil manfaat dari barang yang dia sewa. Akan tetapi pada persewaan Tenda HDWR Brajan, apabila terjadi kerusakan pada barang yang menanggung dan mengganti resikonya adalah pihak penyewa. Berdasarkan kenyataan tersebut, maka akan dipaparkan tentang bagaimana langkah-langkah yang diambil apabila terjadi wanprestasi oleh kedua belah pihak dan bagaimana tinjauan hukum Islam mengenai perjanjian sewa menyewa tenda. Jenis penelitian yang di lakukan penyusun adalah penelitian lapangan, yang sumber data primernya diperoleh dari wawancara langsung. Setelah data yang diperoleh, dianalisa dengan menggunakan metode normatif, yaitu pendekatan terhadap masalah yang diteliti dengan melihat dan menganalisa hukum Islam. Berangkat dari pokok permasalahan di atas, penyusun menyimpulkan bahwa perjanjian sewa menyewa dalam tenda HDWR Brajan sesuai dengan hukum Islam karena sudah memenuhi rukun dan syarat sewa menyewa bahkan dalam menyelesaikan kasus-kasus yang pernah terjadi, terlebih dahulu pihak-pihak yang terikat berdasarkan asas musyawarah (dialog) untuk mendapatkan keputusan seadil-adilnya, sehingga tidak ada salah satu pihak yang terdzalimi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. DRS. RIYANTA, M.Hum. 2. Hj. FATMA AMILIA, S.Ag. M.Si.
Uncontrolled Keywords: Persewaan tenda, perjanjian, wanprestasi, hukum Islam
Subjects: Hukum Islam
Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 03 Oct 2013 09:10
Last Modified: 23 May 2016 02:48
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/4461

Actions (login required)

View Item View Item