SEJARAH DINASTI QAJAR MASA NASHIRUDDIN SHAH (1848-1896 M)

SITI SA'DIYAH - NIM. 96121850, (2010) SEJARAH DINASTI QAJAR MASA NASHIRUDDIN SHAH (1848-1896 M). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (SEJARAH DINASTI QAJAR MASA NASHIRUDDIN SHAH (1848-1896M))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (270kB) | Preview
[img] Text (SEJARAH DINASTI QAJAR MASA NASHIRUDDIN SHAH (1848-1896M))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (471kB)

Abstract

Dinasti Qajar merupakan salah satu kerajaan yang pernah menguasai Persia selama kurang lebih 146 tahun (1779-1925). Pendiri Dinasti ini adalah Agha Muhammad Khan dan sejak saatnya mulai dipakai gelar kerajaan Shah In-Shah Iran. Dalam masalah keagamaan Dinasti Qajar tidak jauh berbeda dengan Dinasti Safawi, dengan demikian faham Syi'ah masih sangat mendominasi sehingga tidaklah mengherankan jika dikatakan Iran Negara Syi'ah terbesar dan terkuat di dunia serta merupakan sumber dogma Syi'ah. Nashiruddin adalah pemimpin Dinasti Qajar keempat. Ia merupakan putera dari pemimpin ketiga Dinasti , dan memerintah dari tahun 1848-1896 M. Bentuk pembahasan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis yaitu menguraikan kejadian dengan berbagai dimensinya melalui pemberian jawaban terhadap pertanyaan apa, bagaimana, siapa, kapan dan dimana dan mencoba menjawab peristiwa sejarah sehingga kajiannya dikategorikan dengan kajian sejarah dan metode yang digunakan metode historis. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Nashiruddin Shah adalah Dinasti Qajar di Persia yang paling lama memerintah. Ia merupakan anak pertama dari Muhammad Shah, dan ketika naik tahata Persia dalam keadaan kacau balau dan banyak diwarnai oleh campur tangan bangsa Eropa yang berpengaruh dalam berbagai segi kehidupan. Keberhasilan yang dicapai Nashiruddin tidak lepas dari usaha dan kebijakan yang diterapkan dalam rangka mengendalikan pemerintahan. Kebijakan-kebijakan itu meliputi berbagai bidang, antara lain: bidang politik tetep memakai Perdana Menteri. Dalam bidang pendidikan dengan mendirikan perguruan tinggi Dar al Funun, bidang militer dengan menata kembali pasukan militer serta membentuk Brigade Cossack., bidang ekonomi dengan memberikan konsesi-konsesi kepada pihak asing serta bidang keagamaan yaitu melakukan pembatasan hak keagamaan dan tetap membolehkan pelaksanaan kegiatan ta'ziyah. Tidak seperti pendahulunya, Nashiruddin dalam menjalankan kekuasaannya terlalu memberikan konsesi-konsesi pada pihak asing, sehingga kebijakannya mendapat respon negative dari rakyatnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Drs. H. Mundzirin Yusuf
Uncontrolled Keywords: sejarah Persia, Dinasti Qajar, Nashiruddin Shah
Subjects: Sejarah Peradaban / Kebudayaan Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Sejarah Kebudayaan Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 02 Oct 2013 03:21
Last Modified: 22 Dec 2016 02:42
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/4496

Actions (login required)

View Item View Item