PRINSIP-PRINSIP DASAR PENETAPAN HARGA SUSU SAPI ANTARA PIHAK KELOMPOK DENGAN PARA PETANI PRODUSEN (Kasus di Kelompok Tani Ternak Sapi Perah Sedyo Rahayu Pelemsari Umbulharjo Cangkringan Sleman)

ICHWAN FIRMANSYAH ASSIDIQI - NIM. 96382572 , (2010) PRINSIP-PRINSIP DASAR PENETAPAN HARGA SUSU SAPI ANTARA PIHAK KELOMPOK DENGAN PARA PETANI PRODUSEN (Kasus di Kelompok Tani Ternak Sapi Perah Sedyo Rahayu Pelemsari Umbulharjo Cangkringan Sleman). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PRINSIP-PRINSIP DASAR PENETAPAN HARGA SUSU SAPI ANTARA PIHAK KELOMPOK DENGAN PARA PETANI PRODUSEN (Kasus di Kelompok Tani Ternak Sapi Perah Sedyo Rahayu Pelemsari Umbulharjo Cangkringan Sleman))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (424kB) | Preview
[img] Text (PRINSIP-PRINSIP DASAR PENETAPAN HARGA SUSU SAPI ANTARA PIHAK KELOMPOK DENGAN PARA PETANI PRODUSEN (Kasus di Kelompok Tani Ternak Sapi Perah Sedyo Rahayu Pelemsari Umbulharjo Cangkringan Sleman))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (426kB)

Abstract

Perkataan jual beli terdiri dari dua suku kata jual dan beli yang mempunyai arti yang satu sama lainnya bertolak belakang. Menurut pengertian syari'at adalah pertukaran harta atas dasar saling rela atau memindahkan milik dengan ganti yang dapat dibenarkan. Masyarakat Pelemsari seratus persen beragama Islam dan mayoritas mereka bermata pencaharian sebagai peternak sapi perah. Komoditas ini tidak digunakan oleh masyarakat setempat tapi dipasarkan ke pihak lain yang merupakan mata pencaharian pokok mereka sehari-hari. Sistem penjualan susu sapi antara kelompok dengan petani produsen susu caranya dibayar sebulan sekali dengan jalan penetapan harga terlebih dahulu, sehingga peternak harus menerima harga tersebut tanpa mempunyai hak menolak. Dengan memperhatikan ketentuan dalam Islam bahwa jual beli itu harus berdasarkan suka rela dan harga harus mencerminkan keadilan, maka penelitian ini akan meneliti praktek jual beli susu sapi oleh kelompok kepada para petani produsen, apakah sejalan dengan hokum Islam tidak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dan tipe penelitiannya adalah deskriptif. Dalam pembahasan skripsi menggunakan pendekatan normative yaitu mendekati masalah yang diteliti dengan cara mengkaji dan mempertimbangkan berdasar hukum Islam. Adapun pengumpulan data melalui metode observasi yaitu mengamati obyek yang diteliti dan metode wawancara yaitu bentuk komunikasi verbal. Dalam menganalisa menggunakan metode induksi yaitu menganalisis data-data khusus yang mempunyai unsur kesamaan sehingga dapat diambil kesimpulan yang umum. Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa ijab dan qabul dalam transaksi jual beli tersebut telah memenuhi ketentuan syara' karena ijab qabul jual beli susu sapi tersebut tidak mengandung unsure penipuan, walaupun tidak menggunakan kata tertentu akan tetapi dari pernyataan tersebut telah diketahui makna dan tujuannya. Terhadap aqidaini yatu penjual dan pembeli telah memenuhi beberapa persyaratan sebagai subyek jual beli, sehingga bisa dikatakan bahwa kelompok (pembeli susu) keberadaannya sangat dibutuhkan oleh para petani sapi perah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Drs. Syafaul Mudawam, MA., MM.
Uncontrolled Keywords: jual beli susu sapi, ijab qabul, petani produsen, kelompok petani
Subjects: Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 01 Oct 2013 02:18
Last Modified: 16 May 2016 04:03
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/4528

Actions (login required)

View Item View Item