UNSUR-UNSUR AGAMA KAUM SANTRI YANG TERCERMIN DALAM KITAB CENTINI

S. SOEBARDI, (2008) UNSUR-UNSUR AGAMA KAUM SANTRI YANG TERCERMIN DALAM KITAB CENTINI. /Jurnal/Al-Jamiah/Al-Jamiah No. 22 Th. XV-1980/.

[img]
Preview
Text
06. S. SOEBARDI ALIH BAHASA WASIT - UNSUR - UNSUR AGAMA KAUM SANTRI YANG TERCERMIN DALAM KITAB CENTINI.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)

Abstract

Artikel ini dimaksudkan sebagai suatu pengkajian awal tentang satu aspek dari sedemikian banyak topik yang penting dan menarik berkenaan dengan Serat Centini (Buku Centini) yakni peranan dan pengajaran dari Syekh Among Raga, satu tokoh yang paling penting diantara 4 tokoh lainnya. Perlu disebutkan terlebih dahulu bahwa materi Centini yang dipergunakan dalam artikel ini didasarkan pada serat Centini, yang diterbitkan oleh Bataviaasch Genootschap dalam 4 bagian. Serat Centini terdiri dari 12 volume dan 722 canto.b Volume I - IV : Serat Cabolang. b Volume V - XII : Serat Centini.b Volume V - IX : ditulis dengan tinta emas sewaktu pemerintahan Paku Buanna VII (1830-1858 AD). Dan dilengkapi dengan canto pengantar baru dalam bentuk Dandanggula berisi 17 canto. Dalam canto pengantar terdapat choronogram : Atata Resi Amulang Djalma, bertahun 1775 A.J = 1846 A.D. (A.J. = Anno Javanico). ragaimanapun juga dalam versi ini berisi ceritera yang tidak komplit. Oleh karena itu, untuk tujuan artikel ini telah digunakan juga monograf dari Dr. Pigeaud, yang berisi satu summary yang penting, tidak hanya ini dari versi Centini yang diterbitkan tetapi juga permulaan dan kelanjutan ceritera,, yang juga belum diterbitkan. Serat Centini yang diterbitkan, bukanlah versi yang asli. Ini adalah hasil penulisan kembali dan penambahan yang dilakukan oleh pengarang-pengarang, mungkin atas perintah Putera Mahkota Surakarta, yang kemudian menjadi Paku Buwana V (1820-1823 AD). Masing-masing pengarang mungkin diberi tugas untuk menuliskan topik yang paling diketahuinya. Ada 3 pengarang utama dari Kitab Centini yang diterbitkan : ba. Kyahi Yasadipura II (putera dari pujangga I Surakarta, R.Ng. Yasadipura I).. Kyahi Ronggosutrasno.bc. R. Ngabehi Sastrodipuro, yang kemudian berubah nama menjadi Ahmad Ilhar setelah haji. b

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Agama, Kaum Santri, Kitab Centini
Subjects: Al Jamiah Jurnal
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 05 Apr 2013 10:34
Last Modified: 24 May 2013 14:22
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/457

Actions (login required)

View Item View Item