H.O.S TJOKROAMINOTO (1882-1934) KIPRAH POLITIK DAN PEMIKIRANNYA

SITI RAFINGAH - NIM. 9722055, (2010) H.O.S TJOKROAMINOTO (1882-1934) KIPRAH POLITIK DAN PEMIKIRANNYA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK H.O.S. Tjokroaminoto lahir pada tanggal 16 agustus 1882 di Madiun Jawa Timur, anak dari Raden Mas Tjogroaminoto seorang Wedono di Kaedanan Kleco Madiun. Saat itu kondisi politik di Nusantara masih di kuasai oleh pemerintahan Hindia Belanda yang waktu itu mengalami devisit keuangan yang parah akibat Perang Diponegoro, Perang Pader, dan Perang Aceh. Untuk mengatasi devisit keuangan itu, maka pemerintahan Hindia Belanda memanfaatkan daerah jajahan untuk di eksploitasi semaksimal mungkin termasuk Negara Indonesia. Rakyat Indonesia terampas hak-haknya dalam bidang politik yaitu hak akan menguasai dan mengatur sendiri tanah airnya. Tenaga rakyat Indonesia hanyalah semata-mata dijadikan tenaga kuli yang tidak pernah ikut merasakan hasilnya. Rakyat Indonesia mati dalam bersuara dan berpikir di bidang politik. Tjokroaminoto mencari cara untuk mengubah dan memperbaiki dalam menghadapi masyarakat Indonesia yang dalam kondisi demikian itu. Sebagai seorang Islam dengan hati baja serta perasaan hanya tunduk takhluk kepada Allah membulatkan niat dan menggerakkan masa untuk dijadikan modal perlawanan menentang penjajahan dengan menyusun tenaga rakyat Indonesia agar dapat merebut kembali kemerdekaan dan kedaulatan tanah air Indonesia. Garis perjuangan Tjokroaminoto didasarkan pada aspirasi rakyat Indonesia dan beliau memilih Sarekat Islam sebagai wahana untuk memperjuangkan nasib rakyat. Penelitian ini adalah menggunakan metode historis yaitu proses menguji dan menganalisa secara kritis rekaman dan peninggalan masa lampau yang merekontruksi peristiwa masa lampau yang imajinatif, untuk memperoleh penjelasanan secara mendalam maka dugunakan pendekatan politikologis yaitu pendekatan dengan cara menyoroti struktur kekuasaan, hirarki social, jenis kepemimpinan , dan pertentangan sosial. Penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa: Tjokroaminoto menggunakan Sarekat Islam sebagai wahana untuk memperjuangkan nasib rakyat, yang mana Sarekat islam ini tidak bertujuan poltik melainkan menghidupkan jiwa dagang bangsa Indonesia, memperkuat ekonomi agar dapat menghadapi bangsa asing. Melalui Sarekat Islam juga Tjokroaminoto mencanangkan akan perlunya menuntut ilmu bagi manusia bahkan menuntut ilmu dijadikan sebagai landasan perjuanagan. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Drs. Lathiful Khuluq, MA.
Uncontrolled Keywords: Sarekat Islam, politik, H.O.S.Tjokroaminoto
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:46
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/4610

Actions (login required)

View Item View Item