PULAU SERIBU MASJID STUDI MENGENAI MASJID SEBAGAI PUSAT AKTIVITAS KEAGAMAAN MASYARAKAT SASAK LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT

SUBURIAH AAN HIKMAH - NIM. 96121884, (2010) PULAU SERIBU MASJID STUDI MENGENAI MASJID SEBAGAI PUSAT AKTIVITAS KEAGAMAAN MASYARAKAT SASAK LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PULAU SERIBU MASJID STUDI MENGENAI MASJID SEBAGAI PUSAT AKTIVITAS KEAGAMAAN MASYARAKAT SASAK LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT)
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (827kB) | Preview
[img] Text (PULAU SERIBU MASJID STUDI MENGENAI MASJID SEBAGAI PUSAT AKTIVITAS KEAGAMAAN MASYARAKAT SASAK LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT)
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (427kB)

Abstract

Peneliti tertarik meneliti aktivitas keagamaan masyarakat Sasak yang Berkaitan dengan masjid dalam periode tahun 1980-2000, karena pada periode tersebut peneliti mengamati pertumbuhan masjid di pulau Lombok nampak mencolok. Peneliti mengamati banyak hal yang unik untuk kajian dan dijelaskan dari berbagai aktivitas keagamaan masyarakat Sasak berkaitan dengan fungsi masjid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi keagamaan masyarakat Sasak. mengetahui perkembangan masjid di pulau Lombok; mengetahui fungsi masjid bagi masyarakat Sasak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ajaran agama Islam disebarluaskan oleh mubaligh-mubaligh Jawa, tetapi Islamisasi di Lombok tidak berlangsung secara sempurna, sehingga penganut agama Isalm terbagi menjadi dua golongan. Golongan pertama disebut dengan wetu telu adalah golongan yang masih melakukan sinkretisme agama dengan kepercayaan nenek moyang. Golongan kedua adalah golongan waktu lima, yaitu golongan Islam ortodok melaksanakan syariat Islam sesuai yang ditetapkan oleh Allah SWT. Masjid bagi masyarakat Sasak mempunyai fungsi utama untuk menyelenggarakan hari-hari besar Islam, tempat Shalat jamaah, juga sebagai tempat pengajian. Dalam pandangan mereka, masjid merupakan investasi di akhirat, karena dengan mendirikan masjid Allah SWT akan memberikan imbalan berupa dibangunkan rumah yang megah di surga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Drs. H. Mamamn Abdul Malik Sya'roni, MS.
Uncontrolled Keywords: Masjid, wetu telu, waktu lima, masyarakat Sasak Lombok
Subjects: Sejarah Peradaban / Kebudayaan Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Sejarah Kebudayaan Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 01 Oct 2013 04:24
Last Modified: 22 Dec 2016 02:32
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/4631

Actions (login required)

View Item View Item