PEREMPUAN DALAM RUMAH TANGGA (STUDI BIAS GENDER DALAM UNDANG-UNDANG NO.1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN)

HELMI - NIM. 94312022, (2010) PEREMPUAN DALAM RUMAH TANGGA (STUDI BIAS GENDER DALAM UNDANG-UNDANG NO.1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PEREMPUAN DALAM RUMAH TANGGA (STUDI BIAS GENDER DALAM UNDANG-UNDANG NO.1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (656kB) | Preview
[img] Text (PEREMPUAN DALAM RUMAH TANGGA (STUDI BIAS GENDER DALAM UNDANG-UNDANG NO.1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (883kB)

Abstract

Ketimpangan pola relasi antara laki-laki dan perempuan dalam rumah tangga yang ditentukan oleh rumusan Undang-Undang Perkawinan akan tampak jelas bila dilihat dengan alat analisis gender, yaitu salah satu analisis social yang sedang digemari oleh kaum feminis. Sebagai salah satu analisis social, analisis gender merupakan analisis baru dalam ilmu social, dan tidak kalah penting dengan analisis-analisis social lain, seperti yang analisis kelas yang dikembangkan Karl Mark, analisis hegemoni ideology dan cultural yang dikembangkan oleh Antonio Gramci akan semakin tajam dalam melihat suatu permasalahan ketidakadilan social dalam masyarakat. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik, dan jenis penelitiannya adalah penelitian pustaka (library research). Adapun pengolahan data yang digunakan adalah mengumpulkan data-data dan mengamatinya, mengklasifikasi dan mensistematisasikan data-data kemudian melakukan analisis lanjutan terhadap data-data tersebut. Untuk menarik kesimpulan dari data yang terkumpul dipergunakan metode deduksi dan induksi. Untuk mencermati dan memahami permasalahan dalam penelitian ini digunakan pendekatan hermeunetik, pendekatan sosiologis, dan pendekatan yuridis. UU No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan menempatkan posisi perempuan secara kaku dalam lembaga perkawinan, yaitu sebagai pengurus rumah tangga, dan laki-laki sebagai pencari nafkah, karena dalam banyak hal pembagian kerja yang sangat patriakhi itu cenderung melahirkan aturan-aturan yang diskriminatif. Pasal-pasal yang mengatur posisi perempuan dalam rumah tangga dan pasal-pasal yang memarjinalkan perempuan itu, jelas tidak sejalan dengan semangat dan gerakan kesetaraan gender dewasa ini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Prof. Drs. H. Zarkasyi Abdussalam 2. Drs. Kamsi, MA.
Uncontrolled Keywords: perkawinan, diskriminatif, perempuan, gender, UU No.1/1974, kaum feminis
Subjects: Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Al-Ahwal Asy-Syakhsiyyah (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 30 Sep 2013 03:58
Last Modified: 08 Apr 2016 07:32
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/4649

Actions (login required)

View Item View Item