SUBYEK INDEKS

SUBYEK INDEKS, (2008) SUBYEK INDEKS. /Jurnal/Al-Jamiah/Al-Jamiah No. 56 Th. 1994/.

Full text not available from this repository.

Abstract

b1. Nicholas Heer (ed.), iIslamic Law and Jurisprudence. Studies in Honor of Farhat J. Ziadeh/i. Seatlle dan London: Seattle dan London: University of Washington Press, 1991, xvi + 234. Buku ini merupakan kumpulan karangan dan disunting oleh Nicholas Heer dari Universitas Washington. Semua tulisan ini semula adalah makalah-makalah yang dibacakan pada suatu seminar hukum Islam yang diadakan tahun 1987 untuk menghormati dan dalam rangka menghantar pensiunnya Farhat J. Ziadeh dari Universitas Washington. Ziadeh --kelahiran Ramallah, Palestina, 1917-- menamatkan studinya di Universitas Amerika di Beirut dan studi hukum di Universitas London; pernah praktek hukum di Amerika dan Inggris. Karir akademiknya dijalani di Universitas Princeton dan kemudian di Universitas Washington. Tahun 1961 ia menerbitkan terjemahannya terhadap filsafat hukum Islam Dr. Mahanassani dengan judul iMahmassanis Philosophy of Jurisprudence in Islam /i (Leiden, 1961). Buku Islamic Law and Jurisprudence terdiri atas 13 tulisan yang dikelompokkan ke dalam 3 bagian dan didahului dengan sebuah introduksi tentang biografi Ziadeh. 2. Mohammad Hashim Kamali, iPrinciples of Islamic/i, edisi revisi, Cambridge: Islamic Texts Society, 1991, xxii+17. Usul fiqih yang biasanya berisi kajian tentang teori dan metodologi hukum Islam belum banyak ditulis dan dikenal dalam bahasa Barat. Meskipun tahun 1983 telah diadakan Konferensi Internasional Pertama untuk usul fiqih di Universitas Princeton, namun sampai hari ini belum ada satu itextbook/i lengkap dalam bahasa barat, khususnya Inggris, mengenai usul fiqih. Buku Kamali ini adalah satu-satunya karya komprehensif dan detail dalam bahasa Inggris mengenai teori hukum Islam (ushul fiqih). Muhammad Hasim Kamali sendiri sekarang adalah gurubesar hukum pada Internasional Islamic University, Malaysia sejak tahun 1985. Lahir di afghanistan 1944, ia belajar hukum di Universitas Kabul, kemudian melanjutkan ke Universitas London dan mendapat gelar LL. M. dan doktor dalam hukum Islam dan Middle Eastern Studies. Sebelum mengajardi Malaysia, ia mengajar di Universitas Kabul dan McGill University. Buku ini terdiri atas 19 bab, mulai dengan Bab Pertama yang berisi pengantar tentang pengertian usul fiqih. Di sini pengarang menjelaskan padanan yang tepat bagi usul fiqih dalam Istilah Inggris. Ada orang yang menyatakan usul fiqih sebagai metodologi hukum, suatu deskripsi yang memang akurat, tetapi belum cukup. Mungkin apabila dua istilah sekaligus digunakan untuk menerjemahkan usul fiqih dapat dibenarkan, yaitu ilmu sumber dan metodologi hukum. Dalam Bab ini juga dibahas tiga pendekatan yang lazim dalam ushul fiqih, yaitu pendekatan teoritis dari ulama-ulama Hanafi, dan pendekatan kompromi antara kedua pendekatan terdahulu. Terakhir dalam Bab ini dibicarakan pengertian dalil-dalil syari. 3. Abd. Muin Salim, iFiqh Siyasah. Konsepsi Kekuasaan Politik dalam al-Quran/i, diterbitkan dalam rangka kerjasama dengan Lembaga Studi Islam dan Kemasyarakatan (LSIK), Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1994, xiv + 331. Buku ini merupakan disertasi Abd. Muin Salim, Dekan Fakultas Syariah IAIN Ujung Pandang, yang diajukan ke Fakultas Pasca Sarjana IAIN Jakarta di bawah bimbingan pakar ilmu politik terkenal Deliar Noor dan ulama yang tidak asing lagi Ustadz M. Quraish Shihab. Dalam kata pengantarnya, editor buku ini menyatakan bahwa kajian tentang Islam dan negara setidaknya harus menyinggung masalah sumber kekuasaan, pelaksana kekuasaan, dasar dan cara menentukan kepada siapa kewenangan melaksanakan kekuasaan itu diberikan dan pertanggungjawaban kekuasaan. Meskipun buku ini tidak secara menyeluruh mengkaji hal tersebut --karena fokus utamanya adalah kajian al-Quran-- tetapi penulisnya nampak sangat gigih dan berani melakukan kajian kritis terhadap sejumlah ayat yang berkaitan dengan masalah kenegaraan, bahkan tidak jarang penulisnya menyeberang ke disiplin ilmu politik untuk menganalisis beberapa ayat Al-Quran. Banyaknya literatur politik standar yang diacu dalam buku ini menjadikannya lebih komprehensif. Lebih lanjut editor menjelaskan bahwa penulis sangat menjaga diri agar tidak terjebak dalam kontroversi mengenai masalah ISlam dan negara yang hingga hari ini belum reda antar golongan yang menyatakan bahwa Islam adalah suatu sistem ajaran yang lengkap dan mencakup masalah kenegaraan, golongan yang berpendapat bahwa Islam tidak ada kaitannya dengan masalah negara, dan golongan yang menyatakan bahwa dalam Islam tidak terdapat prinsip-prinsip etika dalam kehidupan bernegara..

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Subyek, Indeks
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 27 Dec 2016 07:12
Last Modified: 27 Dec 2016 07:12
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/469

Actions (login required)

View Item View Item