DARA SHIKOH DAN PANDANGANNYA TENTANG BENTUK KEIDENTIKAN KONSEP PERSATUAN DALAM UPANISAD DENGAN KONSEP WAHDAT AL WUJUD

AEDA LIBRIANTI - NIM.96522127 , (2010) DARA SHIKOH DAN PANDANGANNYA TENTANG BENTUK KEIDENTIKAN KONSEP PERSATUAN DALAM UPANISAD DENGAN KONSEP WAHDAT AL WUJUD. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (DARA SHIKOH DAN PANDANGANNYA TENTANG BENTUK KEIDENTIKAN KONSEP PERSATUAN DALAM UPANISAD DENGAN KONSEP WAHDAT AL WUJUD)
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (394kB) | Preview
[img] Text (DARA SHIKOH DAN PANDANGANNYA TENTANG BENTUK KEIDENTIKAN KONSEP PERSATUAN DALAM UPANISAD DENGAN KONSEP WAHDAT AL WUJUD)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (392kB)

Abstract

Diantara berbagai aliran dalam Islam, sufisme merupakan yang paling ramah dan toleran terhadap agama lain, sehingga banyak orang non muslim menaruh simpatik kepada sufisme bahkan melakukan konversi dengan sukarela ke dalam Islam. Islamisasi di berbagai negeri banyak berhasil melalui jalur sufisme seperti di India, Asia Tengah, Anatolia, dan Afrika dilakukan melalui persauadaraan-persaudaraan sufi dan sufisme di seluruh wilayah ini melakukan kompromi dengan lingkungan spiritual yang ada. Menjelang abad ke 15 terjadi pengaruh yang kuat dari teori penyatuan jiwa-raga di Indo-Pakistan, sehingga beberapa sufi meliha titik-titik hubungan antara pemikiran sufi dengan system Vedanta dalam filsafat hindu dan berusaha membawa sebuah pendekatan antara pemikiran Islam dan Hindu. Dalam hal itu muncul sederetan pemikir di kalangan masyarakat Indo-Pakistan yang mencoba melakukan hubungan antara pemikiran Islam dan Hindu dengan berbagai pendekatanan yang berbeda, salah satu penerus gagasan tersebut adalah Dara Shikoh. Karya terpenting Dara Shikoh adalah penerjemahan Upanisad ke dalam bahasa Persia, dalam memaparkan ide kesufiannya dengan melakukan passing over, yaitu usaha melintasi Hinduisme khususnya Upanisad kemudian kembali ke Islam lagi. Usaha ini berhasil menemukan bahwa dalam Upanisad terdapat konsep tentang persatuan yang identik dengan wahdat al wujud. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian perpustakaan dimana mayoritas data yang digunakan adalah data sekunder, karena data primer sangat langka ditemukan. Dengan demikian penelitian ini menyimpulkan bahwa : setiap pemikir/tokoh melontarkan gagasannya senantiasa berangkat dari kondisi yang terjadi pada zamannya, Dara Shikoh melihat hubungan antar agama dalam kondisi yang cukup mengkhawatirkan sehingga dia melakukan usaha penerjemahkan kitab-kitab agama Hindu antara lain Upanisad, Yoga Washisth, dan Bhagawat Gita, di sini Dara tidak hanya menerjemahkan saja tetapi juga memberikan komentar salah satunya ia menggagaskan bahwa Upanisad itu merupakan wahyu dari Tuhan dan apa yang terdapat di dalamnya tidak terhapus dengan kedatangan wahyu Tuhan sesudahnya tapi sekedar menyempurnakan.Dara juga menggagas bahwa konsep persatuan yang terdapat dalam Upanisad sebenarnya identik dengan doktrin wahdat al wujut yang dikembangkan oleh Ibn Arabi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Dra. Syafa'atun Almirzanah, M.A. 2. Drs. Rahmat Fajri
Uncontrolled Keywords: Sufisme , Dara Shikoh , Wahdat al Wujud
Subjects: Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Perbandingan Agama (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 29 Nov 2012 13:30
Last Modified: 11 Oct 2016 08:07
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/4878

Actions (login required)

View Item View Item