PANDANGAN NU TERHADAP KEDUDUKAN WANITA DALAM ISLAM (STUDI TENTANG PENALARAN HUKUM ISLAM NU 1990-1999)

R.P. ZAINAL ABIDIN , NIM. 93311887 (2015) PANDANGAN NU TERHADAP KEDUDUKAN WANITA DALAM ISLAM (STUDI TENTANG PENALARAN HUKUM ISLAM NU 1990-1999). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (672kB) | Preview
[img] Text
BAB II,III,IV.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (498kB)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)

Abstract

ABSTRAK Bahwa kedudukan wanita dalam Hukum Islam yang dipahami sebagai pendapat para ahli Hukum Islam yang secara khusus mengeluarkan fatwa tentang kiprah wanita di luar sector domestic atau kegiatan di luar rumah telah menjadi isu kontemporer dan memicu banyak perdebatan. Yang menarik adalah perkembangan kontemporer yang berlangsung di NU. Jika sebelumbya fatwa agama melarang kaum wanita berperan disektor public merupakan conventional wisdom di kalangan pemuka Islam dan pada tingkat para elit NU juga menyetujuinya, maka tahun belakangan muncul pemikiran yang luar biasa melanda ulama NU terutama para Kiai Muda yang secara massif mengedepankan fatwa yang memberi wanita peluang yang sama dengan laki-laki untuk berkiprah di sector public sebagaimana di proklamirkan dalam Muktamar ke 30 di Lirboyo Kediri Jawa Timur Tahun 1999. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research) dan bersifat deskriptif analitik, dengan menggunakan pendekatan usul fiqh dan histories. Sumber data yang dipakai dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan sekunder. Dalam menganalisis data digunakan metode deduksi dan induksi. Metode penalaran di dalam NU dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu penalaran bayani dan ta'lili serta termasuk penalaran ta'lili dan istislahi. Pola penalaran hukum NU yang menggunakan penalaran ta'lili dan istislahi menghasilkan pandangan yang menyatakan bahwa wanita dan laki-laki secara mendasar mempunyai hak dan martabat yang sama di sisi Allah SWT. Hal ini membawa NU kepada penegasan bahwa kaum wanita mempunyai hak yang sama dengan laki-laki untuk berkiprah disektor public. Melihat pola penalaran NU dalam kaitannya dengan produksi pemikiran dan fatwa hukum termasuk dalam kategori jihad. Tingkat ijtihad NU ada dalam derajat ijtihad tarjih disamping ijtihad jama'i.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Drs. H. M. Thoha Adurrahman. 2. Drs. Riyanta, M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Nahdlatul Ulama (NU), wanita, penalaran Hukum Islam
Subjects: Peradilan Islam
Peradilan Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 28 Jan 2015 11:06
Last Modified: 28 Jan 2015 11:08
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/4978

Actions (login required)

View Item View Item