SANKSI PIDANA TERHADAP PENYALAHGUNAAN PSIKOTROPIKA MENURUT UU NO.5 TAHUN 1997 DAN HUKUM ISLAM

Downloads

Downloads per month over past year

TAUFIQURRAHMAN, NIM. 96362665 (2015) SANKSI PIDANA TERHADAP PENYALAHGUNAAN PSIKOTROPIKA MENURUT UU NO.5 TAHUN 1997 DAN HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img] Text
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (386Kb)
[img] Text
BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (396Kb)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg
Restricted to Registered users only

Download (0b)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg
Restricted to Registered users only

Download (0b)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg
Restricted to Registered users only

Download (0b)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg
Restricted to Registered users only

Download (0b)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0b)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0b)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0b)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0b)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0b)

Abstract

ABSTRAK Ekstremitas hukuman had dalam Islam yang dijatuhkan terhadap tindak kejahatan khamr adalah untuk memperbaiki akhlak, sebab ia menjadi sendi kehidupan masyarakat, sehingga semua perbuatan yang bertentangan dengan akhlakul karimah dikenai sanksi. Sedangkan Hukum Positif keberadaannya tidak demikian, bahkan boleh dikatakan hukum positif tidak menganggap al-akhlakul karimah sebagai sendi dalam masyarakat, sehingga suatu perbuatan baru diancam pidana kalau perbuatan itu membawa kerugian pada masyarakat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), dan bersifat deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan dengan bersumber dari data primer dan sekunder. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridisnormatif, dalam menganalisa dan menginterpretasikan data yang terkumpul menggunakan metode komparasi. Persamaan antara UU No.5/1997 dengan Hukum Islam adalah bahwa kedua hukum tersebut memuat penyalahgunaan psikotropika termasuk dalam tindak pidana kejahatan, sanksi hukumannya sama berat, yaitu maksimum hukuman mati, dan larangan penyalahgunaan psikotropika sama lengkap. Sedang perbedaannya adalah dilihat dari segi pengaturan dan sanksi terhadap pemakai lebih rinci dan jelas dalam Hukum Islam, UU No.5/1997 tentang Psikotropika di Indonesia adalah UU yang mengikat, sedangkan Hukum Islam di Indonesia tidak mengikat meski demografis mayoritas penduduknya beragama Islam. Hukum Islam mengatur diyat yang harus diberikan ahli waris terpidana apabila hukuman had tersebut melebihi dari ketentuan syar'I sehingga akan meninggal dunia jika had lebih dari 40 kali deraan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Hj. Siti Aminah Hidayat, SH., M.Hum. 2. Drs. Makhrus Munajad, M.Hum.
Uncontrolled Keywords: sanksi pidana, psikotropika, UU No.5/1997, Hukum Islam
Subjects: Perbandingan Madzhab
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Madzab
Depositing User: Users 1 not found.
Date Deposited: 28 Jan 2015 06:59
Last Modified: 28 Jan 2015 07:00
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/5051

Actions (login required)

View Item View Item