REVELATIO

HARITH ABDOUSSALAAM, (2008) REVELATIO. /Jurnal/Al-Jamiah/Al-Jamiah No. 57 th. 1994/.

[img]
Preview
Text
05. Harith Abdussalaam - REVELATIO.pdf - Accepted Version

Download (3MB) | Preview
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)

Abstract

bKata revelatio ini berasal dari bahasa latin, dari kata kerja irevelare/i yang berarti: membuka selubung, menyingkapkan, memperkenalkan, memperlihatkan. Agama-agama Barat bertujuan untuk membantu orang-orang yang beriman untuk mengikuti kehendak Tuhan. Tetapi bagaimana untuk mengetahui kehendak Tuhan? maksud dan tujuan daripada revelatio atau revelasi itu ialah memperkenalkan kepada manusia bahwasanya Tuhan itu telah berbicara atau berfirman, telah menunjukkan, telah berkomunikasi dengan manusia. Bilamana kata revelasi ini diterapkan kepada Tuhan, berarti tuhan membukakan selubung dengan cara memperlihatkan keinginan Tuhan dan pribadi Tuhan melalui kata-kata atu firman dan melalui perbuatan. Didalam alkitab dan di dalam lapangan ilmu teologia kata-kata ini khusus dihubungkan dengan Allah, menjadi pernyataan Allah. Berarti bahwa Allah menyatakan dirinya, yaitu membuat Allah dikenal oleh manusia. Dus di dalam agama Kristen revelasi diterjemahkan dengan pernyataan bukan dengan wahyu. Sebab menurut Kristen wahyu hanya dapat dikatakan mengenai isesuatu/i bukan mengenai diri sendiri. Mewahyukan kitab suci, mewahyukan suatu ajaran atau suatu agama. Tetapi kristen justru berbeda dengan agama lain. Yang menjadi kesaksian Alkitab ialah bahwa Allah menyatakan diri, menyatakan idiri-Nya sendiri/i. Sebab itu wahyu dianggap kurang tepat. Terdapat beberapa perkataan yang dipakai oleh Alkitab bagi kata pernyataan ini. Di dalam Perjanjian Lama ada dua perkataan, yang pertama berarti melihatkan diri, yang kedua berarti mengenal. Di dalam Perjanjian Baru yaitu tercantum dalam Lukas 1.79, perkataan epiphanein melihatkan diri, dan deiknunai, menunjukkan dan yang terpenting ialah phaneroun dan apokaluptein. Phaneroun artinya menyatakan sesuatu yang belum ada sebagai pernyataan. Menyatakan sesuatu yang masih terkandung dalam kehendak Allah yang belum diketahui oleh makhluk, itulah yang dikatakan phaneroun. Apokaluptein artinya membuka, menghilangkan tutup. sesuatu yang sudah ada tetapi dari sebab tertutup, maka tidak terlihat. Tuhan menyatakan dengan membuang tutup-tutup yang merinta

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Revelatio
Subjects: Al Jamiah Jurnal
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 15 Apr 2013 10:35
Last Modified: 15 Apr 2013 10:35
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/509

Actions (login required)

View Item View Item