HARMONISASI PERNIKAHAN KEDUA DI USIA LANJUT (Studi Kasus Pasutri Jihadi Dan Ratih Purnama Sari Di Jatinom Klaten Jawa Tengah)

NUR ISMATUL FAIZAH - NIM. 06220004, (2010) HARMONISASI PERNIKAHAN KEDUA DI USIA LANJUT (Studi Kasus Pasutri Jihadi Dan Ratih Purnama Sari Di Jatinom Klaten Jawa Tengah). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (HARMONISASI PERNIKAHAN KEDUA DI USIA LANJUT (Studi Kasus Pasutri Jihadi Dan Ratih Purnama Sari Di Jatinom Klaten Jawa Tengah))
BAB I,IV, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (698kB) | Preview
[img] Text (HARMONISASI PERNIKAHAN KEDUA DI USIA LANJUT (Studi Kasus Pasutri Jihadi Dan Ratih Purnama Sari Di Jatinom Klaten Jawa Tengah))
BAB II,III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (178kB)

Abstract

Tujuan ideal berkeluarga adalah pencapaian keluarga sakinah, mawadah, warahmah. Disisi lain, realitas berkeluarga akan mengalami berbagai masalah dan ketegangan maupun konflik, terutama pada tahap pernikahan usia 1-5 tahun. Pernikahan di usia lanjut ini terjadi pada lansia yang isteri berumur 57 tahun dan suami berumur 63 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap masalah-masalah yang muncul selama 5 tahun pernikahan pada usia lanjut serta strategi penyelesaiannya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada pasangan suami isteri Jihadi dan Ratih Purnama Sari dan difokuskan pada harmonisasi pernikahan kedua di usia lanjut, yang di ungkapkan dengan wawancara mendalam dan observasi. Dalam penelitian ini menggunakan teori Abdurrahman bin ad-Dusuri. Hasil penelitian menunjukkan: harmonisasi pernikahan kedua di usia lanjut terdapat masalah-masalah yang dihadapi dalam pernikahan kedua dan dapat dikelompokkan menjadi 2 masalah, yakni: masalah ringan (ucapan yang menyinggung pasangan dan tidak ada komunikasi), masalah berat (perbedaan pendapat dengan anak tiri dan permasalahan ekonomi). Sedangkan strategi penyelesaian masalahnya dapat di kelompokkan menjadi 2 yakni: masalah ringan (pengalaman menjadi acuan dalam menyelesaikan masalah dan menjalin komunikasi yang baik), masalah berat (menjaga emosi dan introspeksi diri). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan, harmonisasi pernikahan kedua di usia lanjut terdapat permasalahan berat dan ringan serta strategi penyelesaiannya dapat teratasi sesuai dengan permasalahan yang berat dan ringan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Slamet, S.Ag., M.Si
Uncontrolled Keywords: harmonisasi, pernikahan kedua, usia lanjut
Subjects: Bimbingan dan Konseling Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 11 Feb 2013 09:44
Last Modified: 26 Oct 2015 06:59
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/5110

Actions (login required)

View Item View Item