PERAN KOMUNITAS SURAU TUO DALAM PENGEMBANGAN TRADISI SURAU DI YOGYAKARTA

DODI ASRIKA , NIM. 03541389 (2015) PERAN KOMUNITAS SURAU TUO DALAM PENGEMBANGAN TRADISI SURAU DI YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I,V,DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (791kB) | Preview
[img] Text
BAB II,III,IV.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (252kB)

Abstract

ABSTRAK Surau memiliki peran yang sangat penting dalam struktur sosial masyarakat Minangkabau. Dalam masyarakat Minangkabau Surau tidak hanya dianggap sebagai sebuah lembaga keagamaan, fungsi surau mencoba mentranformasikan nilai-nilai budaya dan agama dalam masyarakat Minang. Dalam megembangkan tradisi surau yang ada di minangkabau, juga dilakukan di daerah perantauan. Tidak sedikit para perantau yang menerapakan spirit tradisi Surau, salah satunya komunitas Surau Tuo Yogyakarta. Komunitas Surau Tuo didirikan oleh para perantau Minang yang merantau di daerah Yogyakarta. Keinginan mendirikan Surau timbul dari kegelisahan beberapa anak muda Minang, yang melihat beberapa persoalan yang terjadi di sekitar mereka, terutama masalah pergaulan masyarakat Minang yang tidak lagi mencerminkan Islam dan Adat sebagai sumber falsafah Minangkabau. Oleh karena itu timbullah ide untuk mendirikan sebuah komunitas yang diharapkan mampu mempertahankan tradisi Surau yang ada di Minangkabau. Dari paparan diatas sangat penting kiranya kita untuk mengetahui peran komunitas Surau Tuo ini dalam mengembangan tradisi Surau dan mempertahankan identitas mereka di Yogyakarta. Menurut penulis ini sangat menarik karena pengembangan tradisi Surau ini dilakukan di daerah Yogyakarta yang Multikultural. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Yaitu pendekatan yang memberikan arti yang lebih dalam dari fenomena yang terjadi. Fenomena yang timbul dari hubungan antara manusia dan proses yang timbul dari hubungan manusia dan masyarakatnya. Sememtara teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori stuktural fungsional dengan menggunakan paragdima AGIL(Adaptation, Goal-Attainment, Integration, Laten-Pattern-Maintenance) yang memfokoskan pada kehidupan sosial dan kelompok. Hasil dari penelitian yang dilakukan bahwa komunitas Surau Tuo dalam pengembangan tradisi Surau di Yogyakarta adalah: 1) Komunitas Surau Tuo berusaha mempertahankan identitas kultural dalam mengembangkan tradisi Surau di Yogyakarta. 2) Komunitas Surau Tuo sebagai sebuah laboratorium kecil untuk mengasah pengetahuan yang diterima di kampung halaman dan juga dari kampus dan mengaktualisasikannya dalam komunitas ini. 3) Surau Tuo sebagai media internalisasi nilai-nilai sosial keagamaan. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Dr. Soehadha, S.Sos., M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Surau
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Sosiologi Agama (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 28 Jan 2015 13:30
Last Modified: 22 May 2015 08:20
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/5142

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum