APAKAH BENAR UTSMAN IBN AFFAN SEORANG NEPOTIS ( Sebuah Tanggapan)

UMAR ASASUDDIN SOKAH, M.A., (2008) APAKAH BENAR UTSMAN IBN AFFAN SEORANG NEPOTIS ( Sebuah Tanggapan). /Jurnal/Al-Jamiah/Al-Jamiah No. 36 Th. 1988/.

[img]
Preview
Text
02. UMAR ASASUDDIN SOKAH - APAKAH BENAR UTSMAN IBN AFFAN SEORANG NEPOTIS ( Sebuah Tanggapan).pdf - Accepted Version

Download (3MB) | Preview
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)

Abstract

bPada bulan Januari 1984 terbitlah sebuah buku dengan judul iMenguak Sejarah Muslim: suatu Kritik Metodologis/i oleh Drs. Nourouzzaman Shidiqi, M.A. Dengan terbitnya buku ini maka bertambahlah khazanah perpustakaan sejarah Islam. Buku ini, seperti dikatakan oleh penulisnya pada Sekapur Sirih, terdiri atas tiga bab: Penulisan Sejarah Muslim, Utsman ibn Affan, dan Islam Pada Masa Pendudukan Jepang (1942-1945). Khusus mengenai bab kedua telah disiarkan oleh majalah Al-Jamiah tahun XV nomor 20 (1980) dengan judul Apakah benar Utsman ibn Affan Seorang Nepotist? Dan yang akan saya tanggapi hanya yang telah disiarkan oleh majalah iAl-Jamiah/i atau bab kedua buku tersebut di atas. Profil Utsman Dalam bab kedua ini Drs. Nourouzzaman ingin menerangkan bahwa Utsman bukanlah seorang nepotist seperti yang diduga selama ini. Untuk menyokong pendapatnya ini maka anak bab Profil Utsman dia menerangkan segala kebaikan Utsman seperti: sejak kecil beliau terkenal dengan udi pekerti yang utama dan perbuatan yang terpuji, seorang yang lemah lembut dan taqwa, seorang di antara iassabiqun al-awwalun/i, ikut berhijrah ke Abesenia, dan ikut dalm setiap pepernagan bersama Rasul, kecuali Perang Badr. Selanjutnya dikatakan bahwa Utsman mewakafkan Sumur Raumah untuk persediaan air bagi kaum Muslimin, menyumbangkanharta sebanyak bawaan seribu unta untuk persiapan Perang Tabuk. Utsman pernah juga menjadi utusan Rasulullah untuk melakukan perundingan dengan pemimpin Quraisy di Mekkah yang kemudian menelorkan perjanjian damai Hudaibiyah pada tahun 6 H/628 M. Beliau adalah seorang penulis wahyu dan ilast but not least/i. termasuk di antara sepuluh orang yang dijamin masuk syurga. Dia menjadi khalifah pun adalah atas hasil pemilihan oleh panitia pemilih i(syura)/i yang dibentuk oleh Umar sebelum beliau wafat, atas pertimbangan bahwa dialah orang terbaik pada masa itu untuk menduduki jabatan itu. apakah Utsman yang berprofil seperti itu dapat dianggap sebagai otrang yang boros, menghambur-hamburkan uang negara dan nepotist? Utsman juga dituduh menyalahgunakan kekuasaan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Utsman ibn Affan, Nepotis
Subjects: Al Jamiah Jurnal
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 10 Apr 2013 10:01
Last Modified: 10 Apr 2013 10:02
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/523

Actions (login required)

View Item View Item