TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI KOSMETIK YANG MENGANDUNG ZAT BERBAHAYA

ASTHA ZIANATUL MAFIAH - NIM. 05380060, (2011) TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI KOSMETIK YANG MENGANDUNG ZAT BERBAHAYA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI KOSMETIK YANG MENGANDUNG ZAT BERBAHAYA)
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI KOSMETIK YANG MENGANDUNG ZAT BERBAHAYA)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (933kB)

Abstract

Bagi kebanyakan kaum hawa, kecantikan merupakan sesuatu yang sangat urgen, hal ini sudah terbukti dengan banyaknya perempuan khususnya di Indonesia yang mengkonsumsi berbagai macam jenis kosmetik guna menjadikan dirinya sempurna. Mempunyai kulit halus dan mulus menjadi idaman setiap kaum hawa dimanapun khusunya di Indonesia. Berbagai macam produk kosmetik banyak tersebar di Indonesia, yang paling terkenal adalah produk yang dikeluarkan oleh MNC (Multi National Corporation) dan TNC (Trans National Corporation). Salah satu produknya adalah Unilever yang banyak dikonsumsi oleh hampir seluruh perempuan di dunia termasuk Indonesia. Bagi sebagian masyarakat yang mampu dalam segi ekonomi memilih kosmetik yang mempunyai kualitas tinggi adalah menjadi prioritas utama. Ada berbagai macam kosmetik yang tersebar di Indonesia, dari kosmetik yang harganya sangat mahal sampai kosmetik yang biasa-biasa saja. Kosmetik yang dijual secara legal sampai kosmetik yang dijual secara illegal. Biasanya kosmetik yang dijual secara legal sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah dan tidak berbahaya. Hal ini sangat berbeda dengan kosmetik yang dijual secara illegal. Kosmetik yang dijual secara illegal tidak adanya jaminan kesehatan dari pemerintah, artinya kosmetik jenis ini bisa sangat berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi. Dari permasalahan tersebut, penyusun ingin mengetahui bagaimana prosesnya dan alasan-alasan para penjual dan pembeli melakukan praktik jual beli kosmetik yang mengandung zat berbahaya di Pasar Beringharjo, dengan menggunakan pendekatan Sosiologi Hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang praktik terjadinya jual beli kosmetik yang mengandung zat berbahaya dan untuk menjelaskan faktor-faktor yang menjadi penyebab penjual dan pembeli melakukan praktik jual beli tersebut dengan perspektif Sosiologi Hukum Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode jenis penelitian field research, yaitu penyusun akan terjun langsung ke lapangan untuk meneliti suatu masalah, dan tekhnik pengumpulan data menggunakan interview atau wawancara, observasi, kepustakaan dan analisis data. Berdasarkan metode yang digunakan ada beberapa faktor yang mendorong terjadinya praktik jual beli kosmetik yang mengandung zat berbahaya, alasan tersebut karena ketidaktahuan terhadap hukum dilarangnya jual beli kosmetik yang mengandung zat berbahaya. Tinjauan sosiologi hukum Islam terhadap pelaksanaan jual kosmetik yang mengandung zat berbahaya di pasar Beringharjo karena ketidaktahuan penjual dan pembeli terhadap hukum sehingga suatu hukum tidak dilaksanakan oleh masyarakat yang dikarenakan tidak adanya pengembangan pembahasan yang dilakukan baik oleh pemerintah maupun tokoh masyarakat setempat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Drs. Riyanta, M.Hum. 2. Abdul Mughits, S.Ag., M.Si
Uncontrolled Keywords: praktik jual beli kosmetik, zat berbahaya, pendekatan Sosiologi Hukum Islam
Subjects: Hukum Islam
Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 07 Oct 2013 02:22
Last Modified: 30 May 2016 07:31
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/5230

Actions (login required)

View Item View Item