PERANAN AGAMA MEMOTIVASI PEMBANGUNAN MASYARAKAT PANCASILA : PERSPEKTIF DARI SUDUT KONSULTASI DAN KONSOLIDASI UMAT BERAGAMA

SYAMSUDDIN ABDULLAH, (2008) PERANAN AGAMA MEMOTIVASI PEMBANGUNAN MASYARAKAT PANCASILA : PERSPEKTIF DARI SUDUT KONSULTASI DAN KONSOLIDASI UMAT BERAGAMA. /Jurnal/Al-Jamiah/Al-Jamiah No. 35 Th. 1987/.

[img]
Preview
Text
06. SYAMSUDDIN ABDULLAH - PERANAN AGAMA MEMOTIVASI PEMBANGUNAN MASYARAKAT PANCASILA.pdf - Accepted Version

Download (6MB) | Preview
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)

Abstract

Ny. Gedong Bagoes Oka memberikan suatu refleksi tentang beberapa aspek Nai Talim dalam perbandingan dengan Pendidikan Umum lainnya. Beliau menjelaskan bahwa Nai Talim sebagai pedoman konsepsual pendidikan, perinciannya, dapat dibaca setahap demi setahap melalui eksperimen-eksperimen Gandhi dalam mencari kebenaran melalui Otobiografi Gandhi. Perhatian Mahatma Gandhi pada pendidikan ataupun keterlibatannya dalam pendidikan bukanlah sesuatu yang berdiri sendiri, melainkan timbul sebagai akibat yang wajar dari perjuangannya untuk membebaskan bangsanya dalam arti yang sejati dri perbudakan dan penjajahan. Pengabdian itu mula-mula terbatas pada masyarakat India yan kecil di Afrika Selatan, lambat laun berkembang hingga akhirnya menggerakkan anak benua India. Ny. Gedong menegaskan bahwa menurut Gandhi pendidikan akan sangat timpang jika ia hanya menyangkut intelek dan jasmani, tanpa disertai kebangkitan jiwa. Sesuatu yang menonjol pada pendidikan sekarang ialah pemborosan intelektualnya. Hal ini disebabkan karena latihan intelektual tidak ada sangkut pautnya dengan pekerjaan tangan atau fisik. Tetapi karena badan itu harus bergerak demi kesehatanya sendiri, maka sekarang diciptakan gerak melalui pendidikan jasmani, suatu hal yang sering sungguh menggelikan. Walaupun diberi pendidikan jasmani, namun pemuda-pemuda hasil sistem itu tidak dapat mengalahkan buruh biasa dalam ketahanan fisik. Gerak badan yang agak berat sedikit sudah menyebabkanmereka mengkambinghitamkan angin, atau sakit kepala terkena matahari sebentar. Mahatma Gandhi ingin melihat perubahan yang nyata dalam tubuh pendidikan akademik sekarang, hingga lembaga-lembaga itu dapat dihubungkan dengan kebutuhan nasional yang mendesak. Persoalan pendidikan dewasa ini ialah bagaimana kita menciptakan pendidikan yang tidak akan merampas kedaulatan berpikir manusia, serta bagaimana memelihara keutuhan potensi manusia dalam dunia yang makin dikuasai oleh perdagangan yang bersifat eksploitatif.b

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Agama, Masyarakat, Pancasila, KOnsultasi, Konsolidasi, Agama
Subjects: Al Jamiah Jurnal
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 10 Apr 2013 09:54
Last Modified: 10 Apr 2013 09:54
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/526

Actions (login required)

View Item View Item