KEGIATAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL DI PANDANSIMO DALAM PERSPEKTIF HUKUM ADAT DAN HUKUM ISLAM

SYAIFUDIN - NIM. 04360017, (2011) KEGIATAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL DI PANDANSIMO DALAM PERSPEKTIF HUKUM ADAT DAN HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I,VI, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
BAB II, III, IV.V pdf.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (883kB)

Abstract

ABSTRAK Hasil penelitian yang dilakukan di Pandansimo Kecamatan Poncosari Kabupaten Bantul. Dalam sebuah kehidupan banyak sekali permasalahan yang muncul, salah satu permasalahan yang ada dalam kehidupan adalah kemiskinan yang diakibatkan oleh banyaknya pengangguran dan dari situlah timbul gejala sosial dalam kehidupan. Sejak adanya norma-norma perkawinan dalam pergaulan manusia (masyarakat), sejak itu pula ada gejala masyarakat yang dikenal dengan pelacuran, sebab penyimpangan dari norma-norma perkawinan yang sah bisa merupakan perbuatan perzinaan atau pelacuran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kegiatan pekerja seks komersial di Pandansimo dan perspektif hukum adat dan hukum Islam terhadap kegiatan pekerja seks komersial di Pandansimo. Penelitian ini merupakan riset lapangan field research yaitu penelitian yang langsung berhubungan dengan objek yang diteliti untuk memperoleh keterangan tentang pemahaman dan fakta akurat, baik di tingkat masyarakat ataupun pekerja seks itu sendiri. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah berupa studi lapangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif diartikan sebagai suatu metode penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata yang tertulis dan lisan dari orang-orang dan tindakan tindakannya yang akan diamati, dan tujuannya adalah untuk menyumbangkan pengetahuan secara mendalam mengenai objek masalah yang dikaji dari penelitian tersebut. Pendekatan penelitian dilakukan dengan pendekatan normatif yaitu berlandaskan Al-Qur'an dan hukum adat. Setelah dilakukan penelitian, kegiatan pekerja seks komersial di Pandansimo menggunakan ritual/hitungan jawa misalnya weton (hari lahir) sebagai alat untuk menentukan hari keberuntungan. Hari besar keagamaan dan hari-hari yang diyakini masyarakat sebagai hari yang sakral misalnya malam Jum'at Kliwon juga digunakan sebagai hari untuk melakukan pekerjaan seperti menjadi pekerja seks komersial. Hal ini sangat menyimpang dari fungsi dan tujuan daerah pandansimo sebagai tempat wisata, ritual tempat ziarah atau kegiatan keagamaan. Perspektif hukum Adat atau hukum Islam mengenai kegiatan pekerja seks komersial di Pandansimo sangat menentang tentang kegiatan dan alih fungsi daerah Pandansimo. Sebagaimana realitas hidup yang lain, dunia pelacuran juga tidak lepas dari berbagai faktor. Sekalipun mereka sebagian besar juga menyakini agama dan norma (adat) sebagai pedoman hidup dan mengetahui perintah-perintah serta larangan-larangan yang harus dijalaninya, namun adanya berbagai kondisi yang menghimpit mereka serta pengaruh sosial yang dijalani, maka dengan terpaksa ataupun secara sadar melakukan kegiatan sebagai pekerja seks komersial. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Drs. Abdul Halim, M.Hum. 2. Nurainun Mangunsong, SH., M.Hum.
Uncontrolled Keywords: pekerja seks komersial, perspektif hukum adat dan hukum Islam
Subjects: Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 25 Jul 2013 08:35
Last Modified: 04 Aug 2016 06:06
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/5269

Actions (login required)

View Item View Item