RIBA DAN BUNGA BANK PERSPEKTIF MOH. HATTA

WAHYU IKHWAN - NIM. 06380011, (2011) RIBA DAN BUNGA BANK PERSPEKTIF MOH. HATTA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (927kB)

Abstract

ABSTRAK Riba dan bunga bank adalah dua terminologi yang tidak dapat dipisahkan dalam kajian ekonomi Islam kontemporer. Sekarang yang menjadi permasalahanya adalah ketika pengertian riba dihadapkan kepada persoalan bunga bank: di satu pihak bunga bank merupakan kriteria riba, tetapi di sisi lain kehadiran perbankan sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan perekonomian umat Islam yang pada umumnya masih di bawah garis kelayakan, apalagi bila dikaitkan dengan laju pertumbuhan ekonomi pada umumnya. Bank banyak menimbulkan kontroversi tentang status hukumnya bila dikaitkan dengan bunga atau riba, khususnya bagi umat Islam seringkali mengalami dilema tersebut, apakah bunga bank itu halal, haram atau subhat. Hal ini yang menjadi pemikiran para ulama dan ahli ilmu yang selama ini belum menemukan titik temu tentang status hukumnya. Oleh karena itu, penyusun tertarik untuk meneliti pemikiran salah satu intelektual muslim yang dihormati ahli di bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, filsafat, ilmu pengetahuan agama, dan pendidikan, yaitu Moh. Hatta yang ikut menyampaikan pendapat untuk menentukan status hukum riba dan bunga bank. Menurutnya, riba semata-mata konsumtif adalah bunga uang yang di luar perikemanusiaan, bersifat melebihkan dan adanya penindasan (eksploitasi), dan sedangkan bunga bank tidak dapat disamakan hukumnya dengan riba karena tidak ada unsur pemerasan, penindasan (eksploitasi) di dalamnya. Penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian pustaka (library research). Penelitian ini menggali persoalan dari literatur-literatur dalam konteks kualitatif dan diupayakan proyeksinya kepada kontekstualisasi dari hasil-hasil penelitian yang dicapai. Penyusun juga menggunakan dua metode dalam menganalisis data skripsi ini. Pertama, induksi yaitu menganalisa data dalam rangka memperoleh gambaran secara umum pemikiran Moh. Hatta tentang riba dan bunga bank yang pengambilannya dari data-data yang bersifat khusus. Kedua, deduktif yaitu menganalisa data dalam rangka memperoleh gambaran secara khusus pemikiran Moh. Hatta mengenai hukum riba dan bunga bank yang pengambilannya dari data-data bersifat umum yang terkait dengan objek penelitian hasil pemikiran Moh. Hatta. Kesimpulan menurut pemikiran Moh. Hatta adalah bahwa bunga bank tidak bisa dikategorikan dengan riba, karena riba yang dimaksud adalah pinjaman konsumtif yaitu pinjaman yang tidak terlepas dengan bunga uang yang di luar perikemanusiaan dan bersifat melebihkan dan adanya pemerasan (eksploitasi). Sedangkan bunga bank itu sendiri diberikan dalam bentuk pinjaman produktif tidak terdapat unsur paksaan, pemerasan (eksploitasi) malahan sebaliknya, bunga bank itu sejalan dengan prinsip keadilan dan tolong-menolong. Metode yang digunakan beliau adalah sesuai dengan konteks keadaan, memperhatikan situasi dan kondisi yang melatarbelakangi munculnya fenomena baru yang berkembang sesuai berjalannya waktu. Metode ini lebih terfokus terhadap penyegaran pemikiran Islam dengan cara membangkitkan lagi gelombang ijtihad yang digunakan sebagai sarana untuk mencapai ide-ide yang relevan dari al-Qur'an dan al-Hadis. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Drs. Riyanta, M.Hum. 2. Gusnam Haris, S.Ag., M.Si.
Uncontrolled Keywords: Riba dan bunga bank, pinjaman konsumtif, pinjaman produktif, Moh. Hatta
Subjects: Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 23 Jul 2013 13:42
Last Modified: 04 Aug 2016 06:25
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/5277

Actions (login required)

View Item View Item