TINJAUAN HUKUM ACARA PERADILAN AGAMA TERHADAP PENYELESAIAN PERKARA DI PA YPGYAKARTA

ZANDY PANDI KURNIA - NIM. 06350050, (2011) TINJAUAN HUKUM ACARA PERADILAN AGAMA TERHADAP PENYELESAIAN PERKARA DI PA YPGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (881kB)

Abstract

ABSTRAK terlibat dalam sengketa mengalami jalan buntu dan tidak dapat mencari jalan keluar/solusi terbaik terhadap masalah yang dihadapi. Sengketa menjadi berlarut-larut tidak jelas kapan selesainya. Padahal masyarakat menginginkan proses perkaranya dapat selesai dengan cepat dan sederhana. Yang pada akhirnya juga dapat merugikan para pihak yang terlibat langsung dalam sengketa maupun bagi orang-orang yang ada di sekelilingnya. Misalnya, ketika terjadi konflik antara suami-isteri yang tidak segera terselesaikan, maka anak akan terkena imbas dari konflik tersebut. Karena hal ini tidak lain adalah untuk melindungi hak-hak para pencari keadilan di samping menambah kewibawaan dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan itu sendiri. Tetapi proses beracara di Pengadilan tetap tidak boleh mengurangi ketepatan dalam pemeriksaan dan penilaian terhadap hukum dan keadilan dan Pengadilan kepada setiap orang di muka Pengadilan sesuai dengan asas Equality before the law. Bagaimana pelaksanaan asas sederhana dan cepat ditinjau dari Hukum Acara Peradilan Agama di Pengadilan Agama Yogyakarta pada Tahun 2009 ? dan Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi terhadap pelaksanaan asas sederhana dan cepat di Pengadilan Agama Yogyakarta? Dalam penelitian ini penulis memilih Pengadilan Agama Yogyakarta sebagai tempat untuk melakukan penelitian. Karena luasnya kompetensi absolut yang dipegang oleh Pengadilan Agama Yogyakarta, maka penyusun membatasi penelitian hanya pada perkara perceraian saja. Untuk mendapatkan data yang valid, penyusun menggunakan tekhnik pengumpulan data dengan cara interview dan observasi menggali sumber data dari pihak Pengadilan Agama Yogyakarta, peraturan perundang-undangan yang terkait, buku-buku kepustakaan yang ada hubungannya dengan penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis terhadap data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pengadilan Agama Yogyakarta dalam menerapkan asas peradilan cepat dan sederhana dalam memeriksa, menyelesaikan, dan memutus perkara perceraian sepenuhnya belum berjalan dengan efektif. Beberapa kendala yang menyebabkan belum terlaksananya asas peradilan sederhana, cepat, di Pengadilan Agama Yogyakarta antara lain berasal dari pihak Pengadilan Agama yaitu antara lain banyaknya perkara yang masuk dan kurangnya ruang sidang yang tersedia. Sedangkan kendala yang berasal dari pihak yang berperkara antara lain salah satu pihak tidak hadir padahal kepadanya sudah dilakukan pemanggilan secara patut sehingga perlu dilakukan pemanggilan sampai dua kali atau lebih, para pihak yang mengemukakan alasan yang berbelit-belit sehingga hakim belum bisa menyimpulkan duduk perkaranya, para pihak tidak segera menghadirkan saksi atau alat bukti sehingga belum ada cukup bukti untuk memutuskan perkaranya, adanya kuasa hukum yang terkesan bertele-tele dalam membantu kliennya untuk menyelesaikan perkara perceraiannya serta pandangan para pihak yang berperkara tentang mahalnya berperkara dengan menggunakan jasa pengacara. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Udiyo Basuki, SH., M.Hum. 2. Drs. Malik Ibrahim, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Hukum Acara Peradilan Agama, asas sederhana dan cepat, PA Yogyakarta
Subjects: Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 24 Jul 2013 18:05
Last Modified: 04 Aug 2016 13:46
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/5282

Actions (login required)

View Item View Item