KOMPARASI LOAN TO DEPOSIT RATIO DAN LOAN TO ASSET RATIO UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN TINGKAT INTERMEDIASI PERBANKAN

AINUR ROFIQ - NIM. 04390096, (2011) KOMPARASI LOAN TO DEPOSIT RATIO DAN LOAN TO ASSET RATIO UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN TINGKAT INTERMEDIASI PERBANKAN. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Tugas utama bank adalah sebagai lembaga perantara keuangan dalam sebuah sistem perekonomian dalam hal ini Bank sebagai lembaga Intermediasi yaitu memberikan pembiayaan ke sektor produktif sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi. Tanpa intermediasi, sulit bagi perbankan untuk menjadi motor penggerak ekonomi sedangkan intermediasi tanpa kualitas kredit yang baik, bukan tidak mungkin hanya akan menambah beban, hal yang tidak diharapkan terjadi. Tapi, indikator kinerja perbankan yang membaik itu juga tidak diharapkan menjadi tidak berarti. Oleh karena itu dalam penelitian ini loan to deposit rasio dan loan to asset rasio di jadikan sebagai tolak ukur tingkat intermediasi. Penelitian ini merupakan kategori penelitian lapangan, karena data yang diperoleh berasal dari obyek yang akan diteliti yang berupa laporan keuangan. Data dalam penelitian ini merupakan data sekunder dan jenis data yang dipergunakan adalah pooling data. Hal ini dilakukan karena keterbatasan data serta untuk mendapatkan jumlah sampel yang lebih banyak. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perbankan baik yang beroperasional secara syariah maupun konvensional dan berkedudukan di Indonesia selama periode 2006-2008. Metode yang digunakan dalam pemilihan sampel adalah nonprobably sampling. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 6 bank yang terdiri dari 3 bank syariah dan 3 bank konvensional. Bank syariah terdiri dari Bank Muamalah Indonesia. Bank Syariah Mandiri, dan Bank Syariah Mega Indonesia. Sedangkan Bank Konvensional yang jadi objek penelitian terdiri dari Bank Artha Graha Internasional, Bank Ekonomi Raharja, dan Bank Kesawan. Selanjutnya dari bank tersebut diambil laporan keuangan triwulanannya dari mulai triwulan I tahun 2006 hingga triwulan III tahun 2008. Sebelum data dianalisis, harus dipastikan data tersebut terdistribusi secara normal dengan melalui uji normalitas. Uji normalitas bertujuan untuk mendeteksi normalitas data, sehingga nilai residual akan terdistribusi secara normal dan independent. Salah satu cara untuk menguji normalitas data dapat dilakukan dengan uji Kolmogorov-Smirnov. Teknik analisis yang digunakan untuk menganalisis kemampuan tingkat intermediasi antara bank syariah dengan bank Konvensional yang dilihat dari rasio likuiditas adalah analisis uji-t untuk dua sampel bebas atau yang disebut dengan independent sampel t-test, dimana analisis independent sampel t-test digunakan untuk membandingkan dua sampel bebas satu dengan yang lainnya. Berdasarkan hasil pengujian statistik dan analisis pembahasan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan intermediasi antara Bank Umum Syariah dengan Bank Umum Konvensional dilihat dari LDR sedangkan dilihat dari LAR tidak ada perbedaan signifikan div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Sunarsih,.SE, M.Si 2. Yusuf Khoiruddin,.SE, M.Si
Uncontrolled Keywords: LDR, LAR, kemampuan intermediasi perbankan
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:47
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/5324

Actions (login required)

View Item View Item