KONSEP ADIL DALAM POLIGAMI PERSPEKTIF KH. HUSEIN MUHAMMAD

BANI AZIZ UTOMO - NIM. 05350083, (2011) KONSEP ADIL DALAM POLIGAMI PERSPEKTIF KH. HUSEIN MUHAMMAD. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
BAB II,III,IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (471kB)

Abstract

ABSTRAK Poligami sudah ada sebelum Islam hadir dalam kehidupan masyarakat, namun poligami masih terus dirasakan sebagai persoalan umat, Islam menawarkan solusi melalui ayat-ayat al-Qur'an, surat an-Nisa' ayat 3. Dengan ayat tersebut duduk persoalan dibedah, di operasi dipertimbangkan asal-usul turunnya surat tersebut, manfaat dan beberapa pertimbangan lainnya. Dalam Islam, poligami celakanya pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad, pada masanya dimana budaya patriarki di Jazirah Arab sangat kental. Nabi menikahi beberapa janda dan anak yatim bermasalah. Oleh karena itu ada sebagian umat muslim yang berpandangan poligami adalah sunah rasul. Sementara perkembangan zaman menuntut poligami untuk dihapuskan dari kehidupan manusia karena merugikan pihak lain. Perbedaan pendapat yang muncul dari penafsiran surat an-Nisa' ayat 3 ini karena memang ayat tersebut bersifat partikular, memicu perbedaan mentakwilkannya sehingga pandangan terhadap poligami pun beragam, tak terkecuali KH. Husein Muhammad kiai berasal dari Cirebon ini pemikirannya dianggap transformatif dan kontroversial. Penelitian ini bertujuan untuk mendapat penjelasan yang detail berkaitan dengan persoalan poligami terutama konsep adil yang menjadi sorotan utama pro kontra di dalamnya. Sehingga dari kesimpulan yang didapat pada penelitian ini bisa menjadi pandangan bagi umat dalam menyikapi masalah poligami. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini juga melengkapkan data dengan wawancara langsung kepada narasumber atau tokoh yang dijadikan objek, yakni KH. Husein Muhammad. Dari data yang penulis dapat, akhirnya pendekatan filsafat hukum Islam menjadi pisau analisis berkaitan dengan pemikiran beliau tentang konsep adil dalam poligami dapat penulis simpulkan. KH. Husein Muhammad dengan semangat kesetaraan yang tinggi terhadap pembelaan harkat dan martabat manusia, mentakwil ayat poligami sebagai bentuk peringatan terhadap perilaku manusia (laki-laki) dalam memperlakukan perempuan. Adil yang disebut-sebut sebagai syarat mutlak dalam poligami pun di soroti Husein sebagai konsep yang menuntut anilisis secara cermat, karena adil merupakan sesuatu yang abstrak dan bersifat relatif. Kalaupun ada tawaran konsep tapi ia tetap tidak akan memiliki batasan yang jelas. Hasil pemikiran dari data yang di dapat penulis, menghasilkan gagasan beliau dalam menyikapi konsep adil dalam poligami KH. Husein Muhammad, berpendapat agar adil itu dimaknai sebagai tindakan kompromi berdasarkan kesepakatan antara suami dan istri dengan tujuan mendapatkan kebahagiaan, serta keharmonisan rumah tangga. Betapa sulitnya menakar kebahagiaan dalam keluarga poligami, namun melalui ayat tersebut Tuhan telah menyebutkan, jika begitu bolehlah kiranya kita membatasi makna adil itu sebagai perilaku atau sikap yang mampu menjaga untuk tidak menyakiti atau berbuat z}alim terhadap perempuan (istri) atau anggota keluarga lain baik lahir maupun batin. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Agus Moh Najib, M.Ag 2. Hj. Fatma Amilia, S.Ag., M.Si
Uncontrolled Keywords: konsep adil, Poligami, KH. Husein Muhammad, transformatif dan kontroversial
Subjects: Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Al-Ahwal Asy-Syakhsiyyah (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 25 Jul 2013 09:16
Last Modified: 12 Apr 2016 07:30
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/5346

Actions (login required)

View Item View Item