MASTURBASI SEBAGAI CARA PEMENUHAN KEBUTUHAN SEKSUAL BAGI SUAMI ISTRI YANG BERJAUHAN

BINTI LATIFAH - NIM. 04350053, (2011) MASTURBASI SEBAGAI CARA PEMENUHAN KEBUTUHAN SEKSUAL BAGI SUAMI ISTRI YANG BERJAUHAN. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Seks sebagai energi psikis merupakan bagian dari motivasi atau dorongan bagi seseorang untuk berbuat atau bertingkah laku. Seks merupakan suatu kebutuhan yang juga menuntut adanya pemenuhan yang dalam hal penyalurannya manusia mengekspresikan dorongan seksual ke dalam bentuk perilaku seksual yang sangat bervariasi, yang antara lain adalah dengan cara masturbasi. Masturbasi berarti suatu pemenuhan kebutuhan seksual yang dilakukan seseorang dengan cara merangsang bagian sensitif dari organ kemaluannya untuk mencapai orgasme dan dilakukan tanpa lawan jenis (solo-seks). Suami atau istri yang ditinggalkan oleh pasangannya sebagai TKI/TKW ke luar negeri tentu mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan seksualnya. Oleh karena itu, mereka melakukan masturbasi sebagai solusi dalam memenuhi kebutuhan seksualnya. Penelitian ini bertujuan menggambarkan realitas praktek masturbasi bagi suami istri yang berjauhan (keluarga pelaku TKI/TKW) di Desa Bumirejo Puring Kebumen, yang kemudian akan ditinjau dari perspektif hukum Islam. Penelitian ini merupakan field research atau penelitian lapangan yaitu penelitian dengan data yang diperoleh dari kegiatan lapangan. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah berupa studi lapangan. Studi lapangan yang meliputi obeservasi secara langsung dan wawancara terstruktur kepada responden dalam bentuk bentuk lisan kepada para pelaku keluarga (pasangan) suami/istri TKI/TKW yang melakukan masturbasi sebagai cara pemenuhan kebutuhan seksualnya. Sifat penelitian ini adalah deskriptif-analitik, yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan secara obyektif permasalahan yang terjadi dan menganalisis praktek masturbasi bagi suami istri yang berjauhan di Desa Bumirejo Puring Kebumen. Dari gambaran tersebut, penyusun mencoba menjelaskan berbagai masalah yang dikemukakan dalam pokok masalah, yakni: Bagaimana realitas praktek masturbasi sebagai pemenuhan kebutuhan seksual bagi suami istri yang berjauhan di desa Bumirejo, Puring, Kebumen serta bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktek pemenuhan kebutuahan seksual tersebut. Pendekatan yang dilakukan dengan pendekatan normatif yaitu berlandaskan Al-Qur'an dan al-Hadis. Dari hasil penelitian, mereka melakukan masturbasi sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan seksualnya dengan alasan apabila dorongan seksual tidak segera dipenuhi maka akan berdampak pada sisi psikologis seperti; tidak bisa berpikir secara jernih, merasa ada beban yang menekan, serta tidak fokus pada pekerjaan. Masturbasi dilakukan sebagai upaya mengatasi dorongan seksual yang muncul selain dianggap sebagai sesuatu yang praktis dan ekonomis, juga karena diyakini lebih baik ketimbang melakukan zina. Dalam tinjauan hukum Islam, masturbasi yang dilakukan oleh suami/istri yang melakukan hubungan jarak jauh dalam waktu yang lama diperbolehkan karena dihadapkan oleh kondisi yang sama-sama dapat menimbulkan madarat. Akan tetapi karena kemadaratan yang akan muncul jika tidak melakukan masturbasi sangat relatif maka hukumnya menjadi makruh. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Hj. Fatma Amilia, S.Ag. M.Si. 2. DRS. Kholid Zulfa, M.Si.
Uncontrolled Keywords: praktek masturbasi, suami istri, hukum Islam
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:47
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/5347

Actions (login required)

View Item View Item