ORIENTALISME, MODERNISASI DAN EKONOMI-POLITIK : TIGA PENDEKATAN DI DALAM STUDI SEJARAH ISLAM MESIR SEBAGAI KASUS

M. YUSRON, (2008) ORIENTALISME, MODERNISASI DAN EKONOMI-POLITIK : TIGA PENDEKATAN DI DALAM STUDI SEJARAH ISLAM MESIR SEBAGAI KASUS. /Jurnal/Al-Jamiah/Al-Jamiah No. 38 Th. 1989/.

[img]
Preview
Text
05. M. YUSRON - ORIENTALISME, MODERNISASI DAN EKONOMI POLITIK TIGA PENDEKATAN DI DALAM STUDI SEJARAH ISLAM MESIR SEBAGAI KASUS.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)

Abstract

Di dalam mempelajari Orientalisme, Edward B. Said menjumpai fakta-fakta yang membuat dia merasa tidak enak. Dia menulis buku, iOrientalism/i yang terbit pada tahun 1978. Said memberikan definisi Orientalisme sebagai ... Disiplin ilmu di dalam nama Orient (Timur) dulu (dan sekarang masih) didekati secara sistematis sebagai topik ilmu pengetahuan, penemuan, dan praktek. (p. 73). kata Orient memberikan suatu kategori lain Occident (Barat). Orientalisme menyatakan bahwa ada pebedaan mendasar antara Barat (Eropa yang kemudian disusul oleh Amerika) dan Timur (Asia). Disini, Timur digambarkan sebagai suatu gambaran, ide, kepribadian, bahkan pengalaman yang kontras dengan Barat. Karena sejak akhir abad kedelapan belas adalah daerah yang lemah dan terbelakang, kemudian ada asumsi bahwa timur adalah inferior sedangkan Barat adalah superior. Timur menjadi objek Ekspansi Eropa di dalam mencari pasar, sumber daya dan jajahan. Abad ini merupakan masa dominasi Eropa di daerah Timur. Said menyatakan, Orientalisme, yang merupakan sistem ilmu pengetahuan Eropa atau Barat mengenai Timur lantas menjadi sinonim dengan dominasi Eropa atas dunia Timur. (p. 197). Apabila dilihat secara seksama, definisi Said tentang Orintaslime ini bernada politis. Hal itu bisa dibenarkan karena Said percaya bahwa Orientalisme adalah suatu produk kekuatan-kekuatan politik tertentu. Tidak diragukan lagi ada beberapa orientalis yang bekerja kepentingan kolonialisme. Said menemukan fakta ini. Tetapi tidak semua orientalis mendukung kolonialisme, beberapa orang di antara mereka mempelajari Timur bagi kepentingan dunia ilmu pengetahuan yang tidak ada hubungannya dengan imperialisme. Banyak orientalis dari negara-negara Eropa yang tidak ikut andil di dalam menguasai Timur memberikan sumbangan yang besar di dalam ilmu Orientalisme.b

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Orientalisme, Modernisasi, Ekonomi-Politik, Studi, Sejarah, Islam, Mesir, Kasus
Subjects: Al Jamiah Jurnal
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 10 Apr 2013 10:29
Last Modified: 10 Apr 2013 10:29
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/538

Actions (login required)

View Item View Item