PENGARUH IMBALAN BAGI HASIL, JARINGAN KANTOR CABANG, SUKU BUNGA, INFLASI DAN SERTIFIKAT WADIAH BI

YULI AFRI YANDI - NIM. 05390029, (2011) PENGARUH IMBALAN BAGI HASIL, JARINGAN KANTOR CABANG, SUKU BUNGA, INFLASI DAN SERTIFIKAT WADIAH BI. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Sumber dana merupakan hal yang penting bagi kegiatan operasi suatu bank dan merupakan ukuran keberhasilan bank jika mampu membiayai operasinya dari sumber dana ini. Secara umum penghimpunan dana dari pihak ketiga atau masyarakat ini dibagi ke dalam tiga jenis yaitu; Simpanan Giro (Demand Deposit), Simpanan Tabungan (Saving Deposit), dan Simpanan Deposito (Time Deposit). Simpanan giro merupakan dana murah bagi bank, karena bunga atau balas jasa yang dibayar paling murah jika dibandingkan dengan simpanan tabungan dan simpanan deposito. Sedangkan simpanan tabungan dan simpanan deposito disebut dana mahal, hal ini disebabkan bunga yang dibayar kepada pemegangnya relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan jasa giro. Dalam penelitian ini simpanan tabungan dan simpanan deposito yang dipakai sebagai variabel dependen. Penelitian ini termasuk kategori penelitian terapan atau sering disebut applied research dengan menggunakan analisis Partial Adjustment Models (PAM). Dari hasil analisis secara simultan atau bersama-sama variabel independen (imbalan bagi hasil, suku bunga deposito, jumlah kantor cabang, inflasi dan sertifikat wadiah bank Indonesia) mempengaruhi variabel dependen (simpanan masyarakat pada bank syariah mandiri) dengan perbandingan F hitung 61.29568 F tabel 2.3894 atau dilihat dari probabilitas 0.000000 0.05. Interprestasi terhadap koefisien determinan (R2) sebesar 91,76 % (sesuai nilai koefisien determinasi 0,9176) yang berarti bahwa 91,76 % variasi pengaruh simpanan masyarakat pada Bank Syariah Mandiri dapat diterangkan oleh variasi dari variabel independen sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah laporan keuangan bulanan Bank Syariah Mandiri periode Januari 2005 Desember 2008. Secara parsial, hasil peneltian ini menunjukkan adanya pengaruh signifikan pada simpanan masyarakat periode yang lalu terhadap simpanan masyarakat pada tingkat signifikansi 5%, sedangkan imbalan bagi hasil, jumlah kantor cabang, suku bunga, inflasi dan sertifikat wadiah bank indonesia tidak berpengaruh signifikan pada tingkat signifikansi 5%. Hasil analisis model PAM diperoleh bahwa koefisien jangka panjang lebih besar dari pada koefisien jangka pendek artinya jangka panjang lebih peka terhadap adanya perubahan perubahan itu dapat berupa kenaikan ataupun penurunan simpanan masyarakat pada Bank Syariah Mandiri. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. H Syafiq M Hanafi, S.Ag,M.Ag. 2. M. Ghafur Wibowo, SE,. M.Sc.
Uncontrolled Keywords: Simpanan Masyarakat (Tabungan dan Deposito), Bagi Hasil, Jumlah Kantor Cabang, Inflasi, Sertifikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 23:47
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/5395

Actions (login required)

View Item View Item