PENETAPAN HARGA JUAL BELI LUKISAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM BISNIS ISLAM

ADE IRMA WISNADI KRISNANDA - NIM. 05380077, (2011) PENETAPAN HARGA JUAL BELI LUKISAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM BISNIS ISLAM. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Sebagai produk seni hasil kreatifitas manusia, lukisan adalah karya yang mempunyai nilai tinggi. Ia tidak bisa disamakan dengan barang-barang produk massal lainnya karena lukisan adalah barang prestisius yang hanya dikoleksi oleh kalangan berekonomi mapan. Harga, dalam dunia benda seni adalah sesuatu yang relatif, unik dan tidak bisa distandarkan. Menentukan nilai sebuah karya adalah sebuah perkara pelik. Seni menolak pisau bedah statistik yang mendikte investasi lain. Hal ini membuat seni menjadi sebuah aset yang semakin sulit dianalisa, mengingat penentu nilainya, baik yang subyektif maupun yang obyektif, baik selera maupun data spesifik mengenai era, medium dan seniman sama-sama pentingnya. Dalam skripsi ini penulis mendiskusikan tema tersebut dengan mengangkat studi karya lukis seorang tokoh seniman besar abad-20 yakni Affandi. Seperti sudah banyak diketahui, Affandi termasuk pelukis senior Indonesia yang karya-karyanya bernilai ratusan juta bahkan milliaran rupiah. Penelitian ini merupakan library research atau penelitian kepustakaan yaitu penelitian dengan data yang diperoleh dari kajian berbagai literatur. Teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan dengan cara mendokumentasikan berbagai dokumen dan literatur yang berhubungan dengan materi penelitian. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan filosofis pragmatis. Pendekatan ini dianggap relevan dengan tujuan dan obyek penelitian ini yaitu untuk mengurai persoalan-persoalan yang mendasar sehingga penulis bisa menjelaskan secara reflektif, analitik dan kritik. Dalam melakukan analisis, penulis menggunakan metode analisis wacana berfikir deduktif induktif, di mana bahan-bahan yang terkumpul diuraikan, dibandingkan dan ditafsirkan, serta menarik kesimpulan. Dengan kata lain dalam menganalisis permasalahan ini penulis juga menggunakan teori istihsan, yaitu suatu upaya untuk mencari jiwa hukum berdasarkan kaidah-kaidah yang bersifat umum dengan mengidentifikasi masalah yang mencakup istihsan bi an-nas dan istihsan bi al-maslahah. Setelah dilakukan penelitian berdasarkan data-data yang diperoleh bahwa prinsip penetapan harga dan mekanisme penetapan harga dalam jual beli lukisan karya Affandi, tidak ditemukan adanya unsur yang membatalkan akad dan sahnya jual beli, melainkan adanya unsur kerelaan, suka sama suka, kejujuran, tanpa mengandung unsur-unsur paksaan. Dari uraian di atas dapat dijelaskan bahwa harga merupakan suatu kesepakatan mengenai transaksi jual beli barang di mana kesepakatan tersebut diridhai oleh kedua belah pihak. Harga tersebut haruslah direlakan oleh kedua belah pihak dalam akad, baik lebih sedikit, lebih besar, atau sama dengan nilai barang yang ditawarkan oleh pihak penjual kepada pihak pembeli. Hal ini kembali kepada statement bahwa seni rupa atau lukisan karya Affandi adalah karya seni bernilai tinggi, sehingga bagi siapapun tidak mempermasalahkan ataupun dirugikan atas harga yang ditetapkan. Dalam seni, meskipun harga tidak selalu berbanding positif dengan nilai estetisnya, namun tetap terdapat nilai guna dan nilai emosional karya. Sehingga terpenuhilah asas muamalah yang dilakukan atas dasar pertimbangan mendatangkan manfaat dan menghindarkan madharat. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Dr. Hamim Ilyas, M.A., 2. Abdul Mugihts,S.Ag, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: karya lukis Affandi, penetapan harga jual beli lukisan, bisnis Islam,
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:47
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/5400

Actions (login required)

View Item View Item