KOMPARASI PENDIDIKAN KRITIS MANSOUR FAKIH DAN MUHAMMAD ATHIYAH AL-ABRASYI

EDI SUPRIYADI - NIM. 06470042, (2011) KOMPARASI PENDIDIKAN KRITIS MANSOUR FAKIH DAN MUHAMMAD ATHIYAH AL-ABRASYI. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (KOMPARASI PENDIDIKAN KRITIS MANSOUR FAKIH DAN MUHAMMAD ATHIYAH AL-ABRASYI)
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (751kB) | Preview
[img] Text (KOMPARASI PENDIDIKAN KRITIS MANSOUR FAKIH DAN MUHAMMAD ATHIYAH AL-ABRASYI)
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (460kB)

Abstract

Penelitian ini berangkat dari sebuah anggapan bahwa pendidikan tidak bisa terbebas dari kepentingan politik dengan tujuan untuk melanggengkan sistem sosial ekonomi maupun kekuasaan yang ada, maka hakikat pendidikan dalam pandangan ini tidak kurang dan tidak lebih sebagai sarana untuk memproduksi sistem dan struktur sosial yang tidak adil. Pandangan ini disebut teori reproduksi dalam pendidikan. Tetapi ada juga yang beranggapan bahwa pendidikan adalah proses produksi kesadaran kritis, oleh karena itu pendidikan dalam pandangan ini lebih melihat asumsi bahwa manusia berada dalam sistem dan struktur yang mengakibatkan proses dehumanisasi, maka proses belajar merupakan upaya pembebasan manusia karena sistem dan struktur yang tidak adil. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library research). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini adalah penelitian perbandingan (Comparative Study) maka Dalam melakukan pengumpulan data, peneliti menggunakan metode dokumentasi serta untuk menganalisis datanya peneliti menggunakan metode komparatif. Hasil penelitian ini berupa konsep Pendidikan Kritis Menurut Mansour Fakih dan Athiyah al-Abrasyi. Diantara konsep Pendidikan Menurut Mansour Fakih yaitu Pendidikan dan Pemberdayaan, Pendidikan dan Kesadaran Kritis Serta Pendidikan dan Humanisasi. Sementara Menurut Athiyah adalah Dasar Persamaan Pendidikan, Dasar Kebebasan pendidikan, dan Dasar Demokrasi dan Keadilan. Persamaan dari keduanya yaitu sama-sama menjungjung eksistensi fitrah manusia hal ini mereka tunjukan lewat pembelajaran dalam memposisikan hubungan pendidik dengan peserta didik yang lebih humanistik. Perbedaan dari keduanya dapat kita lihat pada orientasi pendidikan dimana Mansour mengarahkan pendidikan pendidikan untuk menuju pembebasan dan keadilan sedangkan Athiyah mengarahkan pendidikan untuk pembentukan peribadi yang menjiwai ajaran nilai-nilai agama Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Muhammad Qowim, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Kritis
Subjects: Kependidikan Islam
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Kependidikan Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 15 Feb 2013 17:38
Last Modified: 20 Mar 2017 16:02
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/5850

Actions (login required)

View Item View Item