UPACARA PERNIKAHAN ADAT MASYARAKAT DUKUH TLUKAN, DESA GUMULAN KEC. KLATEN TENGAH KAB. KLATEN

SITI MUFIDATUN NISA - NIM. 06120017, (2011) UPACARA PERNIKAHAN ADAT MASYARAKAT DUKUH TLUKAN, DESA GUMULAN KEC. KLATEN TENGAH KAB. KLATEN. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (186kB)

Abstract

ABSTRAK Upacara pernikahan adat masyarakat sekarang ini telah mengalami perubahan seperti upacara pernikahan yang ada di Dukuh Tlukan, Desa Gumulan. Perubahan terjadi karena adanya akulturasi budaya antara budaya Jawa dan budaya Islam. Prosesi berawal dari budaya Jawa yang terkenal begitu rumit dan sakralnya. Namun setelah berjalan sekian tahun, sebagian prosesinya berangsur-angsur berubah menjadi budaya Islam. Dalam artian prosesi yang dahulu dilakukan secara sakral dan terkesan rumit, sekarang berubah menjadi suatu prosesi yang singkat dan bernilai Islami. Bernilai Islami di sini maksudnya prosesi yang terdapat dalam Upacara pernikahan tersebut mengandung nilai-nilai Islam yang berdasarkan al-Qur'an dan al-Hadits, sebagaimana dalam tuntunan upacara pernikahan yang Islami. Prosesi upacara pernikahan yang dimaksud dapat digambarkan sebagai berikut: adanya perubahan dalam upacara pernikahan yang dahulunya diiringi dengan gending-gending Jawa yang disertai dengan musik gamelan, sekarang berubah menjadi nasyid atau selawatan yang diiringi dengan musik rebana. Dalam acara pahargyan yang biasanya hanya dilaksanakan resepsi pernikahan, berubah menjadi pengajian, yakni tausyiah untuk sang pengantin yang didahului dengan pembacaan ayat-ayat suci al-Qur'an sebagai penyejuk hati. Hal ini semua diterapkan berdasarkan tuntunan upacara pernikahan Islami. Namun, ada prosesi yang masih dilakukan masyarakat Dukuh Tlukan, Desa Gumulan, yakni setelah acara ijab kabul (akad nikah) mereka melakukan prosesi kirab manten mengelilingi pohon tanjung, pohon yang hidup bertahun-tahun di Dukuh Tlukan. Alasan melakukan penelitian ini karena adanya ketertarikan penulis untuk mengkaji tentang adanya perubahan dalam prosesi upacara pernikahan dan mengungkap adanya keunikan pada upacara pernikahan yakni prosesi kirab manten mengelilingi pohon tanjung yang dilakukan setelah melangsungkan prosesi ijab kabul (akad nikah) Penelitian membahas tentang bagaimana prosesi upacara pernikahan yang ada di Dukuh Tlukan, Desa Gumulan, sebagai gambaran upacara pernikahan yang telah mengalami perubahan dalam hal prosesinya akibat adanya akulturasi budaya, menjelaskan mengapa masyarakat masih mempertahankan prosesi kirab manten mengelilingi pohon tanjung dan mengetahui bagaimana tanggapan masyarakat sekitar terhadap upacara pernikahan tersebut. Tujuan penelitian ini bukan hanya sebatas wacana yang berkembang, namun sebagai bahan wacana khususnya mahasiswa Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam serta menambah pengetahuan antropologi tentang adanya akulturasi budaya dan melengkapi penelitian tentang upacara pernikahan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan metode yang digunakan adalah observasi langsung terhadap objek penelitian melalui pengamatan dan melalui informan-informan yang dapat membantu dalam proses penelitian. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Prof. Dr. H. Mundzirin Yusuf, M. Si.
Uncontrolled Keywords: Upacara pernikahan adat, akulturasi budaya
Subjects: Sejarah Peradaban / Kebudayaan Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Sejarah Kebudayaan Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 24 Jul 2013 18:44
Last Modified: 23 Dec 2016 09:12
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/5865

Actions (login required)

View Item View Item