QISHAH NAIB IZRAIL AL-BAHTS AN JASAD LI YUSUF AL-SIBA'I DIRASAH TAHLILIYAH PRAGMATIKIYAH

UMAR HANI - NIM. 06110021, (2011) QISHAH NAIB IZRAIL AL-BAHTS AN JASAD LI YUSUF AL-SIBA'I DIRASAH TAHLILIYAH PRAGMATIKIYAH. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Kisah (Novel) merupakan cerita yang terkandung dalam sebuah karya sastra dan merupakan suatu bentuk komunikasi antara pengarang dan atau karya sastra kepada pembaca. Dalam karya sastra terkandung banyak pesan, hikmah dan tata nilai yang luhur, yang semua itu merupakan nilai-nilai moralitas yang terkandung dalam karya sastra. Novel ini menceritakan pertemuan Yusuf As Siba'i dengan malaikat Izrail dan sebuah perdebatan tentang subtansi kematian serta gambaran-gambaran kehidupan terkait sosiokultur yang ada dalam masyrakat. Izrail yang digambarkan sebagai sesosok tengkorak yang bengis dan menakutkan adalah sosok pribadi yang tampan dan halus layaknya manusia. Dalam perjumpaan itu terjadi sebuah perdebatan panjang diatara keduanya yang akhirnya Yusuf As Siba'i mendapat mandat dan tanggung jawab besar dari Izrail untuk berperan menggantikan Izrail dalam menjalankan tugas sebagai malaikat pencabut nyawa. Siba'i dengan pengalamannya ingin menyatakan bahwa kematian dengan segala bentuknya adalah menyenangkan, bahkan kematian adalah keterbebasan manusia dari penjara kehidupan dunia, meski sebesar apapun perjuangan untuk menghindari kematian, tetap saja kematian lambat laun akan menjemput. Kisah (novel) tersebut berjudul Naib Izrail al-Bahts an Jasad, yang merupakan salah satu dari sekian banyak karya Yusuf As Siba'i dalam bidang karya sastra. Isi cerita dalam novel tersebut sarat dengan ide dan gagasan-gagasan yang segar, penuh dengan pesan keagamaan dan kritik sosial atas krisis moral yang dialami umat manusia. Dari masalah rakyat jelata, hingga para pemimpin umat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai moral apasajakah yang terkandung dalam novel Naib Izrail al-Bahts an Jasad karya Yusuf As Siba'i. Sedangkan metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode deskriptif analitik, yaitu dengan jalan mengumpulkan data, menyusun, menganalisis, kemudian menjelaskan. Dan peneliti berusaha menggunakan pendekatan pragmatik dengan bantuan teori moral Burhan Nurgiyantoro dalam membedah novel tersebut. Adapun amanat (pesan) yang terdapat dalam novel tersebut, secara garis besar adalah pesan moral yang terdiri dari pesan keagamaan dan pesan kritik sosial. Pesan keagamaan yang terkandung dalam novel ini, antara lain: suatu prosesi di padang mahsyar, larangan mengkonsumsi minuman keras, takdir kematian tak mengenal siapapun juga, kehidupan di alam kubur, sebuah kesempatan untuk bertaubat, kematian tidak selamanya sesuatu yang menakutkan, gambaran Izrail tidak selamanya menyeramkan, wasiat Izrail tentang hakikat kematian, cinta yang ideal. Adapun pesan kritik sosial yang terdapat dalam novel ini, yaitu: kecenderungan hidup hedonisme, penyalah gunaan jabatan, ambivalensi prilaku para elit politik, pengekangan kebenaran, pergaulan bebas, prilaku yang matrialistis. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Yulia Nasrul Latifi, S.Ag., M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Novel, Karya sastra, nilai moralitas, pesan keagamaan dan pesan kritik sosial
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:48
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/5870

Actions (login required)

View Item View Item