ARA'A AL-KASA'I FI AL-NAHWI WA AL-QIRA'AH DIRASAH WASHFIYAH

SAFRI MUHAMMAD SYAFII - NIM. 04111954, (2011) ARA'A AL-KASA'I FI AL-NAHWI WA AL-QIRA'AH DIRASAH WASHFIYAH. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Antara keilmuan yang satu dengan yang lainnya sudah terbukti tidak dapat dipisahkan, karena semua yang ada di dunia ini diciptakan saling berpasangan dan saling membutuhkan baik secara langsung maupun tidak langsung. Begitu pula dengan ilmu nahwu yang ada kaitannya dengan ilmu qira'ah. Baik disadari maupun tidak dalam bidang qira'ah yang dalam hal ini bukan hanya satu bentuk qira'ah saja, melainkan tujuh bahkan sepuluh dan empat belas macam, kesemuanya itu haruslah mengacu pada bidang keilmuan nahwu. Walaupun begitu adanya, tidaklah serta merta nahwu muncul sebagai pokok ilmu bahasa Arab, melainkan dasar pengambilan ilmu nahwu adalah dari bacaan serta qira'ah al Qur'an. Imam al Kisa'i merupakan salah satu tokoh yang mumpuni dalam kedua bidang ini. Beliau mempunyai andil serta peranan yang sangat besar dalam membentuk dan mengembangkan aliran yang berbeda dengan guru-gurunya dalam bidang nahwu dan qira'ah. Meskipun pada awalnya al Kisa'i belajar nahwu pada aliran Bashrah seperti kepada imam Sibawaih yang berdasarkan pada bahasa Arab fushah yang biasa digunakan orang badui yang tinggal di Nejd, Tihamah dan Hijaz, akan tetapi al Kisa'i menambah dasar pemikirannya pada sima'i, ta'lili dan qiyasi. Dalam melakukan penelitian, penulis akan menggunakan jenis penelitian pustaka (library research), yaitu adapun metode pengumpulan datanya yaitu dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber, yang berhubungan dengan al-Kisa'i, mulai dari biografi, guru serta muridnya, karya-karyanya dan hasil pemikirannya dalam bidang ilmu nahwu dan qiara'ah. Dalam proses analisisnya dengan metode deskripsi yaitu penelitian dengan cara menentukan, menganalisis dan mengklasifikasi permasalahan dengan tujuan menggambarkan secara sistematis dan akurat mengenai masalah tersebut. Dalam hal ini akan memaparkan tentang imam al Kisa'i. Adapun pendekatannya yaitu dengan pendekatan historis. Berdasatkan hasil penelitian, bahwa al Kis a'I dalam mengembangkan pemikirannya dibidang nahwu yaitu dengan memperluas dalam penggunaan riwayat yaitu dengan membuka kemungkinan adanya riwayat dari sya'ir, memperluas penggunaan qiyas yaitu dengan menganggap penting kaidah nahwu yang didasarkan pada kaidah bahasa yang tidak umum, memperluas perbedaan prinsip yang dikembangkan oleh aliran Bashrah. Sementara dalam qira'ah al-Kisa'i merupakan ulama yang pandai dalam bidangnya ini, sehingga beliau termasuk pada imam tujuh yang merupakan ahli dalam kelompok ulama qira'at sab'ah, yang dalam pemikirannya ada sedikit perbedaan dengan pemikiran guru-guru beliau, sehingga menambah khazanah keilmuan di dunia Islam. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Drs. H. Muhammad Habib, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: ilmu nahwu, qira'ah al Qur'an., sya'ir
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:48
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/5893

Actions (login required)

View Item View Item