IDENTIFIKASI AIR TANAH DENGAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER

WARIDAD ATMAJA PURWANUGRAHA, NIM. 05620001 (2015) IDENTIFIKASI AIR TANAH DENGAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text
BAB II,III,IV.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian dengan metode geolistrik yang bertujuan untuk mengetahui distribusi resistivitas batuan untuk menentukan letak dan kedalaman air tanah yang berada di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul dan terletak pada 07 44'04 quot; s.d 08 00'27 quot; Lintang Selatan dan 110 12'34 quot; s.d 110 31'08 quot; Bujur Timur. Penelitian dilakukan diempat titik berbeda yang berada di daerah Desa Muntuk, titik tersebut yaitu di banjarharjo dekat masjid Banjarharjo, belik di dukuh Tangkil, ringin di dukuh tangkil dan lapangan Banjarharjo. Alat yang digunakan adalah alat geolistrik resistivitymeter OYO model 2115A McOHM Mark-2. Geolistrik merupakan salah satu metoda geofisika untuk mengetahui perubahan tahanan jenis lapisan batuan di bawah permukaan tanah dengan cara mengalirkan arus listrik DC (Direct Current) yang mempunyai tegangan arus kedalam tanah, kegunaan alat geolistrik ini juga untuk mengetahui karakteristik lapisan batuan bawah permukaan dan berguna juga untuk mengetahui kemungkinan adanya lapisan akuifer yaitu lapisan batuan yang merupakan lapisan pembawa air. Penelitian ini menggunakan metode Schlumberger, pengambilan data di empat titik berbeda dan lokasinya didukuh Banjarharjo, dukuh Belik dan dukuh Tangkil. Pengolahan data hasil penelitian memakai software progress versi 3.0 untuk mengetahui hasil resistivitas batuan dan kedalamannya di bawah permukaan tanah. Berdasarkan hasil interpretasi resistivitas batuan dan hasil informasi geologi dari daerah penelitian, diduga harga resistivitas untuk lapisan batuan yang mempunyai air tanah berkisar antara 37 amp;#937;m sampai dengan 48 amp;#937;m yang di tafsirkan sebagai lapisan batuan pasir dan batuan kerikil, dengan kedalaman lebih dari 10 meter untuk setiap lintasan pengukuran. Penelitian ini hanya untuk mencari air tanah, tapi untuk kegunaan yang lain alat ukur nilai tahanan jenis bumi juga dapat di gunakan untuk meneliti persebaran pencemaran air tanah dan untuk pencarian material bahan tambang misalnya batubara. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Thaqibul Fikri Niyartama. M.Si.
Uncontrolled Keywords: Geolistrik, Schlumberger, Akuifer, Air tanah
Subjects: Fisika
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Fisika (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 28 Jan 2015 09:34
Last Modified: 29 Jan 2016 13:32
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/5991

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum