PENENTUAN ARAH KIBLAT MASJID-MASJID DI KOTA SALATIGA

FATHIYATUS SA\'ADAH - NIM. 06360020, (2011) PENENTUAN ARAH KIBLAT MASJID-MASJID DI KOTA SALATIGA. Skripsi thesis, UNSPECIFIED.

Full text not available from this repository.

Abstract

Salah satu syarat sah dalam salat adalah menghadap kiblat. Salat tanpa menghadap kiblat tidak akan sah. Berdasarkan hal tersebut, maka mengetahui arah kiblat merupakan hal yang harus dilakukan siapa saja yang akan melakukan salat. Sebagaimana diketahui bahwa yang dimaksud dengan kiblat adalah Ka\'bah. Ketika berbicara mengenai arah kiblat berarti berbicara mengenai arah Ka'bah yang berada di Mekah. Bagi umat Islam yang jauh dari Ka'bah tentunya ini merupakan persoalan tersendiri. Dengan adanya ilmu falak yang memberikan solusi berupa metode-metode penentuan arah kiblat dengan bantuan ilmu ukur segitiga bola (Spherical Trigonometri), umat Islam akan mampu mengetahui arah kiblat yang mendekati kebenaran, bukan hanya sekedar perkiraan. Ada 2 cara yang sering digunakan dalam menentukan arah kiblat; yaitu: (1) menggunakan kompas (2) menggunakan bayang-bayang kiblat (rasd alqiblah). Permasalahan timbul ketika sebuah survei menyatakan bahwa sekian persen masjid-masjid di Indonesia salah kiblat, dan masjid-masjid yang salah kiblat tersebut, hampir seratus persen diukur dengan kompas. Sebuah survei lain menyatakan bahwa hampir semua masjid di wilayah Jawa Tengah salah arah kiblatnya. Berdasarkan hal tersebut, penulis tergerak untuk mengadakan penelitian tentang arah kiblat masjid-masjid di Kota Salatiga dengan memfokuskan pada masjid-masjid yang penentuan arah kiblatnya menggunakan kompas. Masjid-masjid ini akan diukur ulang arah kiblatnya dengan metode rasd al-qiblah. Inti dari metode ini adalah mengamati bayang-bayang kiblat yang dibentuk oleh sinar matahari pada saat tertentu, yakni ketika berada tepat di atas ka\'bah atau berada di lintang Ka\'bah. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif. Penelitian ini mendasarkan pada riset lapangan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Dengan pendekatan deskriptif analitik, akan dipaparkan perbandingan arah kiblat masjid-masjid yang pengukuran arah kiblatnya menggunakan kompas dengan ra amp;#7779;d al-qiblah. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidaksesuaian arah kiblat masjid-masjid di Kota Salatiga yang menggunakan kompas dalam penentuan arah kiblatnya setelah dilakukan pengukuran ulang dengan metode ra amp;#7779;d al-qiblah. Kelebihan kompas adalah praktis dan bisa digunakan kapan saja. Kekurangan utamanya terletak pada jarum kompas yang peka terhadap magnet sehingga mempengaruhi akurasinya dalam menunjukkan arah. Sedangkan rasd al-qiblah, kelebihannya terletak pada proses pengukurannnya yang relatif mudah. Sedangkan kekurangannya yaitu pada proses perhitungannya yang cukup rumit. Untuk saat ini, memanfaatkan teknologi seperti software pencari arah kiblat untuk menemukan arah kiblat kemudian melakukan pengukuran dengan rashdul qiblat di lapangan, merupakan tawaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dalam menentukan arah kiblat. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. DR. M.Fakhri Husein, SE., M.Si. 2. Muhammad Ghafur Wibowo, SE., M.Sc.
Uncontrolled Keywords: penentuan arah kiblat, masjid, kompas dan rasd al qiblah
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:49
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6047

Actions (login required)

View Item View Item