BEBERAPA CATATAN TENTANG PENULISAN SEJARAH ISLAM DI INDONESIA

M. SHALEH AHMAD PUTUHENA , (2008) BEBERAPA CATATAN TENTANG PENULISAN SEJARAH ISLAM DI INDONESIA. /Jurnal/Al-Jamiah/Al-Jamiah No. 16 Th. XV-1977/.

[img]
Preview
Text
01. M. SHALEH AHMAD PUTUHENA - BEBERAPA CATATAN TENTANG PENULISAN SEJARAH ISLAM DI INDONESIA.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)

Abstract

Masalah penulisan sejarah - dalam disiplin sejarah- bila dilihat dari sudut hasil penulisan termasuk bidang iHistoriografi,/i sedangkan jika ditinjau dari proses kegiatan penulisan menjadi lapangan studi metode sejarah. Historiografi (penulisan sejarah) menarik perhatian sejarawan, karena manfaatnya tidak dapat disangkal. Melalui historiografi kita dapat memiliki pengetahuan dan pengertian tentang masa lampau suatu bangsa atau ummat. Dengan historiografi kita dapat mengetahui keadaan kebudayaan suatu bangsa pada masa tertentu dan kita sanggup memahami garis pertumbuhan kebudayaan dan perkembangan suatu masyarakat. Selain itu dari historiografi dapat diketahui pengaruh-pengaruh lingkungan yang seperti apakah yang membentuk pemikiran serta gambaran sejarah. Untuk itu pandangan hidup sejarawan serta prinsip-prinsip yang dipergunakannya dalam penulisan sejarah sangat perlu diketahui. Historiografi Islam pada umumnya meggambarkan peranan agama Islam dan ummatnya diatas panggung sejarah dunia. Memang abad-abad pertengahan dalam sejarah dunia digambarkan sebagai Zaman Kegelapan. Russel misalnya, menganggap abad pertengahan sebagai masa keagamaan dan zaman modern sebagai masa ilmu pengetahuan. Treoitsch menilai abad pertengahan sebagai masa kebudayaan dalam ikatan gereja dan zaman modern dinilainya sebagai masa kebudayaan yang bebas dan bersifat keduniaan. Tetapi gambaran abad pertengahan ini adalah keadaan yang terjadi di dunia barat, sebagaimana dikataka Rangke, sejarah dunia adalah sejarah bangsa Barat. Apabila dibelahan Barat dunia berada dalam kegelapan abad pertengahan, maka dibelahan timur dalam abad yang sama dunia mengalami zaman kemajuan dan keemasan dibawa kekuasaan Islam. Tidak satupun bangsa di abad pertengahan begitu banyak memberikan sumbangan bagi kemajuan umat manusia lebih dari bangsa Arab dan bangsa-bangsa yang berbahasa Arab (Islam), sehingga bagian dunia yang dikuasai oleh umat Islam pada waktu itu sangat maju dan memiliki kebudayan yang sangat tinggi. Masa lampau Islam itu telah memberikan (mewariskan) kepada kita bekas-bekasnya yang sangat monumental, pikiran-pikiran keilmuan lembaga-lembaga keagamaan dan kemasyarakatan serta ceritera-ceritera tentang masa lampau itu sendiri yang ditemui dalam tulisan oleh pelbagai kalangan. Penulisan sejarah menjadi pusat perhatian ummat Islam sejak semula, hal ini dapat dipahami karena sebagaimana diungkapkan oleh Bernard Lewis Islam is Religion with a strong sence of history. Timbulnya kesadaran sejarah dikalangan umat Islam tak dapat dilepaskan dari peranan Al-Quran dan As-Sunnah (Al-Hadits) daam sejarah.b

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Penulisan, Sejarah, Islam, Indonesia
Subjects: Al Jamiah Jurnal
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 05 Apr 2013 08:51
Last Modified: 24 May 2013 14:13
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/605

Actions (login required)

View Item View Item