KONSEP PENDIDIK MENURUT BUYA HAMKA (Telaah Buku “Lembaga Hidup” Karya Hamka)

LAELI NAFILAH - NIM. 07410020 , (2011) KONSEP PENDIDIK MENURUT BUYA HAMKA (Telaah Buku “Lembaga Hidup” Karya Hamka). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img] Text (KONSEP PENDIDIK MENURUT BUYA HAMKA (Telaah Buku “Lembaga Hidup” Karya Hamka))
BAB I,V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (614Kb)
[img] Text (KONSEP PENDIDIK MENURUT BUYA HAMKA (Telaah Buku “Lembaga Hidup” Karya Hamka))
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (254Kb)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tentang bagaimana konsep Pendidik atau guru dalam dunia pendidikan, terutama dalam pendidikan Islam. Sifat apa saja yang harus dimiliki oleh seorang guru agar bisa menjadi teladan atau anutan bagi peserta didiknya. Dalam penelitian ini akan dibahas lebih khusus tentang sifat terpuji atau akhlakul karimah dari seorang pendidik. Penelitian ini bertujuan agar seorang pendidik lebih berhati hati lagi dalam menjaga perilaku serta tingkah lakunya baik di lingkungan luar pendidikan maupun dalam dunia pendidikan. Dengan hasil penelitian ini diharapkan ada peningkatan dalam menumbuhkan dan menjaga akhlakul karimah bagi seorang pendidik. Jenis Penelitian yang penulis lakukan merupakan penelitian kepustakaan (Library Research), yakni sebuah penelitian dengan prosedur non matematik ( Kualitatif). Pengumpulan data dilakukan setelah mengadakan analisis terhadap buku Lembaga Hidup karya Hamka. Adapun pendekatan yang digunakan adalah secara filosofis dan historis. Setelah data dan sumber penelitian penulis dapatkan , maka untuk menganalisis data tersebut penulis menggunakan analisis deskriptif, yaitu suatu analisa yang digambarkan dengan kata-kata atau kalimat yang penulis hasilkan dari penganalisisan terhadap data-data yang penulis teliti. Setelah itu untuk mendapat kesimpulan, penulis menggunakan pola penalaran induktif, yaitu pola pemikiran yang berangkat dari suatu pemikiran khusus kemudian ditarik generalisasi yang bersifat umum. Memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, dan dari makna tersebut ditarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian yang baik dan terpuji sangatlah penting untuk dimiliki oleh seorang pendidik, karena pendidik merupakan orangtua peserta didik kedua yang mengambil bagian terpenting dalam membentuk karakter seorang peserta didik. Tidak hanya di lingkungan sekolah akan tetapi juga di lingkungan masyarakat. Selain itu seorang pendidik juga harus memberikan contoh perilaku mandiri dalam keseharian, memberikan arahan, latihan dan bimbingan kepada anak, bekerja sama antar sesama guru serta selalu berkomunikasi dengan orangtua demi kemajuan peserta didik untuk kedepannya. Selain itu, penanaman moral dan akhlak mulia pada peserta didik saat ini sangatlah penting, karena dengan kemajuan zaman yang menuntut mereka untuk lebih aktif menggunakan otak daripada hati mereka. Apabila hal itu tidak diimbangi dengan suplemen moral dan perilaku baik yang diajarkan di sekolah dan lingkunga sekitarnya, maka peserta didik akan semakin sulit untuk bisa mengambil sikap arif dalam menghadapi kemajuan zaman sekarang ini, karena tidak pernah menggunakan moral dan akhlaknya dalam bertingkahlaku dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dalam pendidikan karakter, seorang pendidik mempunyai peran penting dalam memberikan distribusi kepada peserta didiknya, yaitu melalui aplikasi perbuatan pendidik untuk bisa diteladani peserta didiknya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Drs. Usman, SS., M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Pendidik , HAMKA
Subjects: Pendidikan Agama Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Users 1 not found.
Date Deposited: 18 Feb 2013 09:31
Last Modified: 18 Feb 2013 09:32
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6064

Actions (login required)

View Item View Item