PROBLEMATIKA ORANG LANJUT USIA DALAM MENGIKUTI PEMBELAJARAN AL-QUR'AN DI PONDOK SEPUH MASJID AGUNG PAYAMAN MAGELANG

TIKA ANI SAPUTRI - NIM. 06410173 , (2011) PROBLEMATIKA ORANG LANJUT USIA DALAM MENGIKUTI PEMBELAJARAN AL-QUR'AN DI PONDOK SEPUH MASJID AGUNG PAYAMAN MAGELANG. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Latar belakang masalah penelitian ini adalah bahwa pada saat ini banyak orang tua kualitas dalam membaca al-Qur'an sangat kurang dan Pondok Sepuh Masjid Agung Payaman Magelang merupakan wadah satu-satunya untuk mengembangkan dan membimbing lanjut usia dalam keagamaan dan pembelajaran al-Qur'an khususnya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pembelajaran al-Qur'an bagi orang lanjut usia dan apa saja problem-problem yang sering dihadapi santri dalam pembelajaran al-Qur'an dan bagaimana usaha guru-guru dalam mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pelaksanaan pembelajaran al-Qur'an di Pondok Sepuh Masjid Agung Payaman Magelang serta untuk mengungkap problematika yang dihadapi santri dalam pembelajaran tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan mengambil lokasi di Pondok Sepuh Masjid Agung Payaman Magelang. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan pengamatan (observasi), wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, dan dari makna tersebut ditarik suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1). Pelaksanaan pembelajaran al-Qur'an di Pondok Sepuh Masjid Agung Payaman Magelang terdiri dari komponen-komponen yang saling berkaitan. Komponen tersebut ialah: tujuan, materi dan kegiatan belajar mengajar, paserta didik, pendidik, metode dan evaluasi. (2). Problematika yang dihadapi santri atau orang lanjut usia Pondok Sepuh Masjid Agung Payaman Magelang dibagi menjadi dua faktor, yaitu: pertama: faktor latar belakang pendidikan santri, kedua: faktor kemampuan dan umur santri. Usaha guru dalam mengatasi problematika ini guru menyarankan kepada santri yang tidak mampu lagi untuk membaca al-Qur'an agar membaca surat al-Fatihah sesuai dengan mahrajnya, dan apabila tidak bisa membaca al-Fatihah maka dianjurkan untuk wiridan sepanjang surat al-Fatihah. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Drs. Usman, SS., M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Pembelajaran al Qur'an
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 23:49
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6106

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum