PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK RELIGIUSITAS SISWA KELAS VII DI MTs NEGERI WATES KULON PROGO YOGYAKARTA

SYARNUBI - NIM. 07410115 , (2011) PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK RELIGIUSITAS SISWA KELAS VII DI MTs NEGERI WATES KULON PROGO YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Latar belakang masalah penelitian ini idealnya siswa kelas VII MTs Negeri Wates mampu melaksanakan ibadah salat dzuhur berjamaah dengan khusyu' dan tertib. Karena MTs Negeri Wates merupakan wahana pendidikan yang sederajat dengan SLTP dengan ciri khas agama Islam. Dalam realita yang ada guru cenderung mengingatkan siswa dengan cara yang tidak sesuai, bahkan terkadang melakukan tindak kekerasan terhadap siswa. Hal ini membutuhkan dedikasi guru yang profesional untuk mengatasi masalah diatas. Permasalahan yang akan menjadi fokus dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana profesionalisme guru PAI di MTs Negeri Wates Kulon Progo Yogyakarta? (2) Bagaimana cara guru PAI dalam membentuk religiusitas siswa kelas VII di MTs Negeri Wates Kulon Progo Yogyakarta? (3) Hambatan apa saja yang dihadapi oleh guru PAI dalam membentuk religiusitas siswa kelas VII di MTs Negeri Wates Kulon Progo Yogyakarta? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara kritis tentang profesionalisme guru PAI dalam membentuk religiusitas siswa kelas VII di MTs Negeri Wates Kulon Progo Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan mengambil lokasi MTs Negeri Wates Kulon Progo Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan menelaah seluruh data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi terhadap data yang berhasil dikumpulkan. Pemeriksaan data dilakukan dengan trianggulasi dengan dua modus, yakni menggunakan sumber ganda dan metode ganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Guru PAI di MTs Negeri Wates sudah profesional, yang ditunjukkan dengan memiliki empat kompetensi yakni: Kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. (2) Cara yang dilakukan oleh guru PAI dalam membentuk religiusitas siswa kelas VII di MTs Negeri Wates Kulon Progo Yogyakarta melalui lima dimensi keberagamaan (Keyakinan, peribadatan, penghayatan, pengetahuan dan pengalaman), menggunakan metode pembiasaan yang tertuang dalam program kerja terkait dengan empat kompetensi adalah sebagai berikut: Aspek Pedagogik: Menyiapkan silabus dan RPP. Aspek Kepribadian: Pembuatan jadwal salat dzuhur berjamaah dan pendampingan, salat duha dan pembacaan nadham Asmaul Husna. Aspek Profesional: BATUHA (Baca Tulis Huruf Al-Qur'an), PHBI (Peringatan Hari Besar Islam) dan Muadzin. Aspek Sosial: Pembuatan Group Musik Rebana, pesantren Kilat Ramadhan dan pembiasaan mengucapkan salam. (3) Hambatan yang dihadapi oleh guru PAI dalam membentuk religiusitas siswa di MTs Negeri Wates Kulon Progo Yogyakarta adalah keterbatasan tempat, waktu dan tenaga pengawas, rendahnya dukungan orang tua ketika dirumah, belum adanya kerjasama yang harmonis antara orang tua siswa dengan pihak sekolah, Kebersihan tempat beribadah yang menjadi kendala dalam pelaksanaan ibadah salat. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Dr.Hj. Marhumah, M.Pd.
Uncontrolled Keywords: Profesionalisme Guru
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:49
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6107

Actions (login required)

View Item View Item