TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SISTEM PENGUPAHAN DI PT. ARGA SURYA ALAMPERKASA YOGYAKARTA

HARYONO - NIM. 06380060, (2011) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SISTEM PENGUPAHAN DI PT. ARGA SURYA ALAMPERKASA YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Istilah buruh atau pekerja dan pengusaha atau majikan yang berkonotasi pada adanya perbedaan kelas, tidak dikenal dalam Islam. Karena pekerja dan pengusaha sama-sama mempunyai hak dan kewajiban yang harus mereka terima dan mereka penuhi. Dianatara hak yang mereka terima oleh pekerja adalah upah yang sesuai dengan jerih payahnya. Upah merupakan hal yang perlu bahkan harus dibicarakan dalam perjanjian kerjasama kerena kelangsungan hidup para pekerja dan keluarganya bergantung pada upah yang mereka dapatkan. Pihak majikan juga perlu untuk menjaga keseimbangan antara besarnya upah yang harus diberikan pada pekerja dengan jasa yang telah dicuarahkan, karena hal ini berkaitan dengan kualitas kerja. Permasalahan yang sering dihadapi pekerja buruh adalah masalah pembagian upah kerja. Dalam hal ini ada pengusaha yang kurang memperhatikan keadilan yang seharusnya dirasakan oleh pekerja. Masalah tersebut belum begitu direspon oleh perusahaan taksi PT ASA Yogyakarta. Dengan alasan itu penulis meneliti bagaimana pelaksanaan sistem pengupahan bagi pekerja sopir taksi dan bagaimana pandangan hukum Islam terhadap sistem pengupahan tersebut? Skripsi ini secara spesifik dimaksudkan untuk menganalisis bagaimana praktek pengupahan sopir taksi di PT ASA Yogyakarta dan bagaimana pengaruh panghasilan sopir taksi terkait adanya sistem pengupahan yang diterapkan perusahaan. Penelitiaan yang dilakukan ialah penelitin lapangan dengan metode deskriptif evaluative yaitu menggabarkan kenyataan tentang sistem pembagian upah di PT ASA Yogyakrta untuk memberikan kejelasan. Sumber data meliputi data primer yang diperoleh pihak sopir dan perusahaan, data sekunder yaitu dengan mempelajari bahan pustaka. Metode pengumpulan data melalui teknik wawancara dengan pekerja sopir yang terkait di perusahaan. Selain itu juga digunakan metode observasi dan dokumentasi yaitu dengan mengamati dan melihat berbagai data dan naskah. Metode analisa yang digunakan pola induktif dan juga sangat memungkinkan untuk menggunkan pola deduktif. Pengupahan adalah faktor-faktor yang ada dalam perjanjian kerja. Hal ini seperti apa yang terjadi di perusahaan PT ASA Yogyakarta. Dimana adanya pengupahan antara pemilik perusahaan dan pekerja untuk menjalankan usahanya. Dalam menjalankan usahanya si pemilik perusahaan berusaha mengontrak tenaga kerja dengan disertai imbalan tertentu. Mekanisme pengupahan yang dilakukan oleh perusahaan disesuaikan dengan kondisi yang ada salah satunya adalah penumpang taksi,karena penumpang sangat menentukan produktivitas perusahaan Pada kesimpulan yang dalam skripsi memberikan penilaian terhadap praketek pengupahan sopir di perusahaan di PT ASA Yogyakarta telah sesuai dengan hokum Islam dengan landasan dalil-dalil yang menerangkan tentang pengupahan dan pertimbangan 'urf yang berlaku. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Drs. H. DDahwan, M.Si. 2. Drs. Slamet Khilmi, M.Si.
Uncontrolled Keywords: sistem pengupahan, buruh, pengusaha, sopir taksi
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 23:49
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6124

Actions (login required)

View Item View Item