TULISAN SEJARAH OLEH AHLI-AHLI MUSLIM DI DALAM KARYA-KARYA RESMI DAN BIOGRAFI PADA DINASTI MUGHAL

ABDUR RASHID , (2008) TULISAN SEJARAH OLEH AHLI-AHLI MUSLIM DI DALAM KARYA-KARYA RESMI DAN BIOGRAFI PADA DINASTI MUGHAL. /Jurnal/Al-Jamiah/Al-Jamiah No. 18 Th. XV-1978/.

[img]
Preview
Text
04. ABDUR RASHID - TULISAN SEJARAH OLEH AHLI-AHLI MUSLIM DI DALAM KARYA-KARYA RESMI DAN BIOGRAFI PADA DINASTI MUGHAL.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)

Abstract

Karya-karya sejarah yang dihasilkan India antara abad ke 16 sampai dengan abad ke 18 telah menerima pujian dari beberapa penulis Eropa Sementara yang lain mencelanya sebagai Karya yang sebagian besarnya membosankan, penuh purba sangka, dangkal dan tak bernilai. Sir Henry Elliot (1808-1853), kepada seluruh mahasiswa sejarah abad pertengahan India merasa berhutang budi karena usahanya menghimpun dan memelihara bahan-bahan sejarah Persia dan memungkinkan para sarjana untuk mempelajarinya lewat ringkasan dan terjemahan, betapapun di dalamnya banyak terdapat kesalahan, telah menyatakan pendapatnya tentang nilai dan sejarah yang sedemikian rajin dikumpulkannya akan tetapi sangat disayangkan karena telah disalahgunakan oleh dirinya sendiri. ila definisi yang diberikan oleh Dionysius benar, demikian kata Sir Henry Elliot, ahwa sejarah adalah ajaran filsafat melalui contoh perbuatan, maka tidak ada ahli sejarah kelahiran India dan kalaupun ada sedikit sekali yang mencapai nilai yang lumayan tinggi. Kita memang memiliki perbendaharaan tentang contoh tindak laku perbuatan tetapi juga kebenarannya sangat diragukan karena tertutup oleh pengaruh keturunan, jabatan dan pandangan yang memihak dari para penulisnya. Di luar itu, kita tidak menemukan adanya filsafat yang dapat memberikan kesimpulan-kesimpulan yang berguna bagi kita tentang pelajaran dan pengalaman masa lampau yang berkaitan dengan sebab akibat pergolakan politik serta memproyeksikan pertimbangan-pertimbangan bagi perbaikan masa akan datang. Mengenai sejarah dalam negeri, kita juga tidak menemukan sesuatu dari para penulis kita dan mungkin gambaran demikian ini berlaku pula pada hampir seluruh ahli sejarah Islam, kecuali Ibnu Khaldun. Mereka tidak pernah memikirkan secara serius tentang masyarakat, baik mengenai adat kebiasaan umum maupun hak-hak istimewa yang berlaku, unsur-unsur kekuasaan pembuat undang-undang atau hubungan timbal baliknya, kelas-kelas atau lembaga-lembaga masyarakat yang ada dan umum diketahui orang, baik mengenai kehidupan pribadi anggota-anggota maupun pergaulanya sehari-hari. Mengenai soal perdagangan, pertanian, kepolisian, dan peradilan setempat, catatan-catatan sejarah itu sangat tidak lengkap.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Tulisan, Sejarah, Ahli, Muslim, Biografi, Dinasti Mughal
Subjects: Al Jamiah Jurnal
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 05 Apr 2013 09:22
Last Modified: 05 Apr 2013 09:23
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/616

Actions (login required)

View Item View Item