KONSEP NAFKAH DALAM KELUARGA (ANALISIS NAFKAH KELUARGA DARI ISTERI KARIR DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM)

MIFTAHUL MUNIR - NIM. 02351660, (2011) KONSEP NAFKAH DALAM KELUARGA (ANALISIS NAFKAH KELUARGA DARI ISTERI KARIR DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Perempuan, baik berstatus sebagai isteri atau yang lainnya, di Indonesia sekarang ini memainkan peran yang seimbang bahkan sama dengan laki-laki (suami). Kondisi ini dapat disaksikan secara nyata dari kontribusi ekonomi yang diberikan oleh perempuan (isteri) dalam kehidupan keluarga. Fenomena perempuan berada di wilayah publik untuk bekerja bukan lagi hal yang aneh tetapi sudah menjadi hal biasa, namun hal semacam ini menimbulkan polemik di kalangan agamawan, mereka mengaitkan fenomena perempuan bekerja dengan gerakan feminisme yang dikesankan liberal dan merusak, namun pada sebagian keluarga dari kalangan menengah ke bawah bekerja merupakan keharusan untuk bertahan hidup dan sekaligus mencukupi kebutuhan keluarga. Oleh sebab itu fenomena perempuan bekerja pada keluarga menengah ke bawah terjadi karena untuk keberlangsungan hidup dan masa depan anak-anaknya. Sedangkan untuk keluarga menengah ke atas dikaitkan dengan isu kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan. Fenomena perempuan bekerja mencari nafkah semakin tahun mengalami peningkatan dan tidak mungkin bisa dibendung. Selain karena kebutuhan untuk keberlangsungan hidup keluarga, juga karena tuntutan zaman akan emansipasi kaum perempuan. Agama Islam sebagai pedoman hidup yang memberikan rahmat pada sekalian alam, harus memberikan kepastian hukum terkait fenomena yang ada. Sehingga kehidupan berjalan semestinya dan tidak bertolak belakang dengan nilai religius. Oleh karenanya peneliti ingin melihat bagaimana sisi hukum Islam memandang fenomena yang ada tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dan untuk menganalisis data yang telah diperoleh, penyusun memakai metode deskriptif-analisis yaitu mendeskripsikan konsep nafkah dalam hukum keluarga Islam tentang isteri yang berkarir dan menelusuri perspektif hukum Islam tentang nafkah kepada keluarga dari isteri karir untuk kemudian dianalisis. Dikarenakan kajian ini merupakan kajian hukum, maka pendekatan yang tepat untuk digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan normatif, yaitu pendekatan yang digunakan untuk mengetahui dasar-dasar hukum atau data-data yang ada kaitannya secara lansung atau tidak langsung dengan masalah yang dibahas. Adapun kesimpulan dari hasil analisis yang penyusun lakukan adalah pada dasarnya isteri berkarir atau bekerja itu hukumnya tidak dilarang, artinya diperbolehkan. Namun isteri harus menyadari bahwa ia memiliki tugas di dalam keluarga, sehingga fungsi dan peran dari masing-masing anggota keluarga tidak terganggu dan bisa berjalan dengan lancar. Berdasarkan ketentuan hukum Islam bahwa isteri yang berkarir untuk menafkahi keluarga adalah diperbolehkan dan diizinkan, tetapi sifatnya bukan sebagai kewajiban isteri untuk memenuhi kebutuhan anak dan keluarganya, melainkan hanya bersifat membantu tugas suami dan nafkah yang diberikan oleh isteri kepada keluarganya termasuk dalam ketegori shadaqah. Kewajiban menafkahi keluarga tetap menjadi tanggung jawab dari suami. Oleh karenanya isteri yang mencari nafkah untuk keluarga tidak boleh menjadikan hal tersebut sebagai alasan untuk lari dari tanggung jawab sebagai isteri di dalam suatu kehidupan rumah tangga. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Drs. Supriatna, M.Si. 2. Hj. Fatma Amilia, S.Ag., M.Si.
Uncontrolled Keywords: nafkah keluarga, isteri karir, hukum Islam
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 23:49
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6161

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum