TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERANAN LBH DALAM KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

SITI MARYAM - NIM. 07350018, (2011) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERANAN LBH DALAM KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga adalah jaminan yang diberikan oleh negara untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, menindak pelaku kekerasan rumah tangga, dan melindungi korban kekerasan dalam rumah tangga. Perlindungan terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga adalah upaya yang ditujukan untuk memberikan rasa aman kepada korban yang dilakukan oleh pihak keluarga, advokat, lembaga sosial, lembaga bantuan hukum, kepolisian, kejaksaan, Pengadilan atau pihak lainnya baik sementara maupun berdasarkan penetapan Pengadilan, ketentuan tersebut sudah diatur dalam pasal 10 UU PKDRT No.23 Tahun 2004. Aplikasi dari amanat Undang-undang PKDRT No.23 Tahun 2004 tentang perlindungan terhadap korban yang dilakukan oleh diantaranya adalah lembaga bantuan hukum sangatlah urgen. Dari sinilah penyusun tertarik untuk meneliti bagaimana peranan Lembaga Bantuan Hukum Yogyakarta terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga. Adapun yang menjadi tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peranan Lembaga Bantuan Hukum terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga khususnya istri, sesuai dengan pandangan hukum Islam dan hukum yuridis. Untuk menjawab pertanyaan di atas penyusun menggunakan metode field reseach yaitu dengan mengumpulkan data yang didapat melalui wawancara dengan informan dari LBH Yogyakarta yang dilengkapi serta diperkuat dengan dokumen-dokumen serta arsip-arsip yang ada di LBH Yogyakarta. Dengan pendekatan normatif dan yuridis, studi ini dikaji dengan menggunakan metode analisa deduktif, yaitu menganalisa peranan LBH Yogyakarta berangkat dari teori yang ada kemudian peranan LBH Yogyakarta tersebut dianalisis dengan hukum normatif dan yuridis. Adapun hasil dari penelitian ini adalah bahwa peranan LBH Yogyakarta dalam memberikan perlindungan hukum terhadap istri sebagai korban kekerasan dalam rumah tangga sesuai dengan hukum normatif dan yuridis. Dalam hukum normatif peranan perlindungan hukum yang dilakukan oleh LBH Yogyakarta terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga adalah merupakan perlindungan terhadap jiwa seseorang (hifz an-nafs) dan LBH Yogyakarta adalah sebagai fasilitator dalam menyelesaikan permasalahan kliennya, yang mana dalam hukum Islam disebut dengan hakam. Sedangkan dalam hukum yuridis peranan perlindungan hukum yang dilakukan oleh LBH Yogyakarta terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga adalah merupakan upaya aplikasi dari amanat Undag-undang No.23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga yakni mengenai asas dan tujuan penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Drs. Riyanta, M.Hum. 2. Dra. Hj. Ermi Suhasti, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 23:49
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6219

Actions (login required)

View Item View Item