KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DALAM PANDANGAN ENDANG SAIFUDDIN ANSHARI

MOH. YA'KUB - NIM. 04471197 , (2011) KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DALAM PANDANGAN ENDANG SAIFUDDIN ANSHARI. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Maksud dari judul penelitian ini adalah Untuk mengetahui Konsep Pendidikan Islam atas pemikiran Endang Syaifuddin Anshari. Sulit dipungkiri bahwa ilmu pengetahuan yang berkembang di Barat dan kemudian dikembangkan di sekolah-sekolah umum negara-negara dunia ketiga, yang umumnya berpenduduk muslim, bias dengan workview dan framework barat yang notabene sekuler. Seperti yang dinyatakan Endang Saifuddin Anshari konsep pendidikan tidak hanya berbicara mengenai proses pencerdasan maupun pemenuhan otak si anak dengan seabreg ilmu pengetahuan saja (pendewasaan akal) lebih dari itu, seorang muslim menurutnya sudah seharusnya untuk bisa mendidik akal, perasaan, intuisi, imajinasi dan fakultas ruhaniyahnya. Tegasnya hubungan muslim dengan Islam bukanlah hanya sekedar hubungan ilmu (pengetahuan), melainkan juga hubungan iman (penghayatan), di samping hubungan amal (pelaksanaan). Penelitian ini termasuk jenis Library Research, Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan filosofis dan historis. Pendekatan filosofis digunakan untuk merumuskan secara jelas hakikat yang mendasari konsep-konsep pemikiran. Karena metode penelitian ini tergolong penelitian pustaka yang bersifat kualitatif, maka data yang digunakan dalam penelitian diperoleh dari dokumen-dokumen atau transkrip yang telah ada. Hasil analisa penulis menyimpulkan bahwa konsep pendidikan yang dibawa Endang bercorak integral yang bermuara kepada ajaran Tauhid oleh karenanya ini berimplikasi terhadap tipe dakwah Endang yang bercorak islam ideal fundamentalis. Hal ini memberi kontribusi keilmuan yang terindikasikan antara lain hakikat pendidikan menurut Endang tidak akan pernah terlepas dari permasalahan yang bersangkut paut dengan kebenaran. Kemudian Endang menyatakan bahwasanya ditinjau dari segi objek materinya problem pokok dan sangat krusial yang menjadi pusat perhatian manusia sepanjang masa yaitu mengenai tiga persoalan pokok, yaitu hakikat Tuhan, Alam Semesta dan hakikat Manusia. Oleh karena itu Endang menegaskan bahwasanya manusia sebagai makhluk berkebudayaan, manusia sebagai pencari kebenaran akan selalu membutuhkan Ilmu, filsafat dan Agama. Menurut Endang juga, Islam mampu menjadi stimulan terciptanya kebudayaan yang nota bene pendidikan merupakan bagian dari hasil kebudayaan (cipta, rasa dan karsa manusia). Dalam mewujudkan upaya pengembangan dan kemajuan pendidikan Islam haruslah tercipta strategi dan metode dakwah yang kondusif yaitu dengan pembaharuan dan kreativitas terus menerus agar terhindar dari kejumudan. Endang sendiri dari berbagai karyanya selalu menggunakan dalil-dalil logika di samping sudah barang tentu menggunakan dalil-dalil nash. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Dr. Ahmad Arifi., M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Islam
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 23:49
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6223

Actions (login required)

View Item View Item
Chat Kak Imum