KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK DALAM SYAIR TEMBANG LIR-ILIR KARYA SUNAN KALIJAGA

CHANIFAH - NIM. 07410031 , (2011) KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK DALAM SYAIR TEMBANG LIR-ILIR KARYA SUNAN KALIJAGA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Latar belakang penelitian ini adalah pendidikan bukan hanya sekedar proses transformasi ilmu, akan tetapi pendidikan juga bertujuan membentuk dan menanamkan generasi penerus yang berkaraketr dan berakhlak mulia. Penanaman nilai-nilai pendidikan tidak harus dengan pendidikan formal seperti sekolah, bahkan dalam tembang dolanan pun terkandung bermacam-macam pesan edukatif yang dapat digunakan sebagai alternatif media pendidikan. Yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagimanakah konsep pendidikan akhlak yang terkandung dalam syair tembang Lir-ilir karya Sunan Kalijaga. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganilisis pesan-pesan edukatif yang ada dalam sebuah syair tembang Lir-ilir yakni, tentang nilai-nilai pendidikan akhlak. Penelitian ini memilih syair tembang Lir-ilir yang diasumsikan mempunyai pesan nilai pendidikan akhlak. Penelitian ini ingin mengungkapkan konsep pendidikan akhlak yang terkandung dalam syair tembang Lir-ilir. Hasil penelitian ini diharapkan akan dapat dipergunakan untuk menyempurnakan media pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library Research) Menggunakan pendekatan psikologis, metode analisis data yatu dengan analisis isi yaitu dengan menganalisis dari syair tembang Lir-ilir sehingga dijelaskan pada kesimpulan yang obyektif dan sistematis. Hasil dari penelitian ini adalah Konsep pendidikan akhlak dalam syair tembang Lir-ilir adalah adapaun pendidikan akhlak kepada Allah meliputi: Beriman kepada Allah yaitu dengan pendidikan keimanan yang diterapakan sejak awal kehidupan dan merupakan aspek yang penting karena kualitas keimanan menentukan kualitas karakter atau kepribadian; Bersyukur kepada Allah yaitu pendidikan menanamkan rasa syukur sejak dini agar menjadi pembiasaan dan diwujudkan dengan berbagi dengan sesama muslim; Taubat kepada Allah, yaitu pendidikan yang menanamkan kesadaran diri untuk memperbaiki kesalahan dan introspeksi diri; Ingat kematian yaitu dengan pendidikan dapat diberikan lebih dini, pemahanan tentang kematian ini dapat diberikan sejalan dengan waktu. Adapun pendidikan akhlak kepada diri sendiri meliputi: Sabar yaitu pendidikan yang menanmakan sejak dini penyadaran bahwa sabar adalah sifat keutamaan jiwa dan akhlak yang menjadikannya puncak kesempurnaan dan pada tingkatan akhlak yang paling tinggi; Mujahadah, pendidikan yang menanamkan sejak dini pembentukan mental Islam yang kuat akan menghindarkan dari penyakit hati; Optimis, yaitu pendidikan telah dicontohkan Rasulullah dalam menjalankan tugas mengedukasi umat selalu optimis dan penuh keyakinan terhadap tugas yang diembannya; Memanfaatkan waktu dan kesempatan dengan baik yaitu pendidikan agar mempunyai kemampuan untuk membuat prioritas dan menanamkan sejak dini kebiasaan untuk bertindak efektif dan efisien. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: Drs. Usman, SS., M.A.
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Akhlak , Tembang Lir Ilir , Sunan Kalijaga
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:49
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6260

Actions (login required)

View Item View Item