KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK MENURUT IBNU QOYYIM AL-JAUZIYYAH

EKO SUSANTO - NIM. 07410135 , (2011) KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK MENURUT IBNU QOYYIM AL-JAUZIYYAH. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Latar belakang penelitian ini adalah bahwa pendidikan Islam mempunyai peran yang sangat penting sekali dalam kehidupan umat manusia. Pendidikan Islam memiliki misi profetis pembentukan akhlak mulia. Pendidikan akhlak yang mulia tersebut dapat diwujudkan dengan praksis, yaitu antara refleksi dan aksi, teori dan praktek, serta iman dan amal. Oleh karena itu, pendidikan harus mampu melahirkan anak didik yang mempunyai akhlak yang mulia dan bertanggungjawab, serta mampu menghadapi tantangan di tengah kehidupan global dewasa ini. Pendidikan akhlak adalah sumber dan pemandu dalam mewujudkan kehidupan manusia. Dia hadir untuk meningkatkan potensi spiritual dan membentuk pribadi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan serta berakhlak mulia. Namun keberadaannya di era modern ini semakin terpuruk, khususnya dalam jiwa dan pikiran anak didik yang lebih berorientasi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi barat, yang kemudian membawanya pada sublimasi Islam. Semakin lama semakin tampak kerapuhan akhlak mereka, hingga menggugah para pemikir Muslim untuk melakukan upaya pembenahan hakikat kepribadian yang mampu mengintegrasikan antara theo (tauhid), antropo (individu), serta sosio (sosial) dengan jiwa. Sementara itu, Ibnu Qoyyim Al-jauziyyah dengan konsep pendidikan akhlaknya dirasa dapat menyelesaikan masalah tersebut. Maka dari itu, penulis ingin membahasnya secara lebih mendalam melalui skripsi Konsep Pendidikan Akhlak Menurut Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep Pendidikan Akhlak Ibnu Qoyyim dalam membina akhlak anak didik serta menjabarkan konsep tersebut terhadap pembinaan akhlak anak didik dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini termasuk jenis penelitian Library Research. Dalam pengerjaannya, peneliti menggunakan data sekunder karena sulitnya mencari data primer. Selanjutnya, peneliti menganalisisnya dengan teknik deskriptif analitik dan content analysis, yaitu mengumpulkan dan menyusun suatu data, kemudian menganalisis data. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa konsep pendidikan akhlak Ibnu Qoyyim berpusat pada hati yang bersih, yaitu membersihkan diri dari sifat individual, serta menanamkan nilai-nilai universal yaitu kejujuran, kedamaian,dan amanah keada peserta didik. Hal ini secara tidak langsung dapat merubah pikiran masyarakat tentang hakikat pendidikan akhlak, yang pada akhirnya berpotensi menyatukan ilmu ketauhidan, pribadi dan sosial, serta menjadikan Allah dan Rasul-Nya sebagai kerangka awal dan jalan akhir dalam usaha membina akhlak anak didik saat ini. Konsep pendidikan akhlak Ibnu Qoyyim terhadap pembinaan akhlak dalam kehidupan sehari-hari, memiliki peran penting, selain sebagai pengantar pada cara mendidik yang benar, konsep ini juga dapat dijadikan sebagai imun, baik filter, benteng pertahanan, wheel (setir), balancing (penyeimbang), heal (penyembuh) dari berbagai pengaruh yang ada, salah satunya dengan cara mencari penyebab dan solusinya. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : Drs. Usman, SS., M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Akhlak , Ibnu Qoyyim al Jauziyyah
Depositing User: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:49
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6282

Actions (login required)

View Item View Item