FUNGSI KESENIAN TRADISIONAL TOPENG IRENG AKI SUTOPO DI DUSUN NGADIWINATAN II KARANGANYAR BOROBUDUR MAGELANG JAWA TENGAH

MAISUNAH - NIM. 05720022, (2011) FUNGSI KESENIAN TRADISIONAL TOPENG IRENG AKI SUTOPO DI DUSUN NGADIWINATAN II KARANGANYAR BOROBUDUR MAGELANG JAWA TENGAH. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Kesenian tradisional Topeng Ireng di Kabupaten Magelang Jawa Tengah ternyata masih tetap mampu bertahan diantara lajunya arus perkembangan zaman. Kesenian Topeng Ireng di daerah ini masih dipentaskan setiap masyarakat mempunyai acara hajatan. Kesenian Topeng Ireng yang sedang menjadi primadona di hati masyarakat Magelang adalah Topeng Ireng Aki Sutopo di Dusun Ngadiwinatan II. Kesenian tradisional yang hidup dan berkembang dalam masyarakat sebenarnya mempunyai fungsi bagi masyarakat, sehingga kesenian itu masih tetap dipertahankan dan dilestarikan oleh masyarakat pendukungnya. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui fungsi dari kesenian tradisional Topeng Ireng Aki Sutopo dalam masyarakat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Teori yang digunakan adalah Fungsionalisme Struktural. Sumber data dalam penelitian ini adalah anggota kesenian Topeng Ireng Aki Sutopo: pelindung, ketua, pengurus, penari, penabuh gamelan, vokalis dan pelatih tari; sebagian penikmat Topeng Ireng Aki Sutopo, sekertaris Badan Permusyawaratan Desa dan masyarakat Desa Karanganyar di sekitar sanggar Topeng Ireng Aki Sutopo. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh di lapangan dianalisis secara deskriptif analisis, artinya mendeskripsikan data-data melalui kata-kata dan menbentuk kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian Topeng Ireng Aki Sutopo mempunyai beberapa fungsi dalam masyarakat antara lain: Pertama, fungsi sosial; 1). Topeng Ireng Aki Sutopo sebagai hiburan, biasanya merupakan hiburan ringan pelepas lelah untuk menghilangkan kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. 2).Topeng Ireng Aki Sutopo sebagai pengikat solidaritas, melalui Topeng Ireng Aki Sutopo dapat meningkatkan solidaritas antar pemain dan masyarakat penontonnya sekaligus mengenalkan Topeng Ireng Aki Sutopo ke pasar yang lebih luas lagi. 3). Topeng Ireng Aki Sutopo sebagai media interaksi sosial, terwujud dari adanya hubungan antar anggota kesenian, anggota kesenian dengan pengurus, dan anggota kesenian dengan warga. Kedua adalah fungsi keagamaan, yaitu melalui syair-syair lagu yang dilantunkan mengandung nilai-nilai dakwah. Ketiga adalah fungsi ekonomi, walaupun keberadaan Topeng Ireng Aki Sutopo hanya merupakan sebuah kesenangan dan hiburan belaka, namun dibalik itu ada hal yang didapatkan dari pendukung kesenian tersebut yaitu materi, seperti dengan mendapatkan honor dari setiap pentas dan mengajar kelompok kesenian dari desa lain. Selain itu juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk berjualan dan pengelolaan lahan parkir oleh pemuda setempat. Keempat adalah fungsi politik, melalui penampilan Montholan dapat disampaikan pesan-pesan yang diinginkan oleh pihak pengundang dengan cara menggunakan adegan dan cerita yang lucu. Pesan-pesan yang disampaikan bisa topik-topik politik, kepariwisataan, ekonomi, kekuasaan, kepahlawanan, kebersamaan, kesetiakawanan, epatuhan, bahkan dapat pula berupa kritikan sosial yang cenderung banyak dilakukan oleh masyarakat pada masa sekarang ini. div

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : Drs. Musa, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Kesenian Tradisional, Topeng Ireng, Fungsi, dan Solidaritas.
Depositing User: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:49
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6289

Actions (login required)

View Item View Item