ANALISIS KESEIMBANGAN LINTASAN PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE HELGESON-BIRNIE (RANKED POSITIONAL WEIGHT)DAN KILLBRIDGE-WESTER (REGION APPROACH)UNTUK MENGOPTIMALKAN HARGA POKOK PRODUK (Studi Kasus Di PT G-Hyun)

IHSAN WAHYUDI - NIM. 05660012, (2011) ANALISIS KESEIMBANGAN LINTASAN PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE HELGESON-BIRNIE (RANKED POSITIONAL WEIGHT)DAN KILLBRIDGE-WESTER (REGION APPROACH)UNTUK MENGOPTIMALKAN HARGA POKOK PRODUK (Studi Kasus Di PT G-Hyun). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (ANALISIS KESEIMBANGAN LINTASAN PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE HELGESON-BIRNIE (RANKED POSITIONAL WEIGHT) DAN KILLBRIDGE-WESTER (REGION APPROACH) UNTUK MENGOPTIMALKAN HARGA POKOK PRODUK (Studi Kasus Di PT G-Hyun))
BAB I,VI.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (ANALISIS KESEIMBANGAN LINTASAN PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE HELGESON-BIRNIE (RANKED POSITIONAL WEIGHT) DAN KILLBRIDGE-WESTER (REGION APPROACH) UNTUK MENGOPTIMALKAN HARGA POKOK PRODUK (Studi Kasus Di PT G-Hyun))
BAB II, III, IV, V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (359kB)

Abstract

PT G-Hyun merupakan perusahaan yang memproduksi sarung tangan golf. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis keseimbangan lintasan produksi sarung tangan golf dengan menggunakan metode Helgeson-Birnie (ranked positional weight) dan Killbridge-Wester (region approach). Serta menganalisis harga pokok produk menggunakan metode full costing. Tujuan penelitian ini adalah menurunkan tingkat kelambatan operasi dan meningkatkan effisiensi stasiun kerja dalam lintasan produksi sarung tangan golf untuk memperoleh harga pokok produk yang optimal. Dengan dilakukannya keseimbangan lintasan produksi dan perbaikan stasiun kerja, hasil yang diperoleh sebagai berikut: pada sarung tangan AHNS full leather, hasilnya adalah berkurangnya 6 stasiun kerja dari kondisi awal, berkurangnya 20 tenaga kerja langsung dari kondisi awal, berkurangnya idle time sebesar 64,35 % dari kondisi awal, berkurangnya balance delay sebesar 25,69 % dari kondisi awal, meningkatnya line efficiency sebesar 25,69 % dari kondisi awal, meningkatnya kapasitas produksi sebesar 50 produk, dan harga pokok produk satuan yang diperoleh Rp 3.028,16 lebih rendah dari nilai harga pokok produk sebelumnya. Pada sarung tangan AHNS synthetic, hasilnya adalah berkurangnya 5 stasiun kerja dari kondisi awal, berkurangnya 21 tenaga kerja langsung dari kondisi awal, berkurangnya idle time sebesar 43,83 % dari kondisi awal, berkurangnya balance delay sebesar 17,20 % dari kondisi awal, meningkatnya line efficiency sebesar 16,84 % dari kondisi awal, meningkatnya kapasitas produksi sebesar 34 produk, dan harga pokok produk satuan yang diperoleh Rp 2.870,95 lebih rendah dari nilai harga pokok produk sebelumnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing: 1. Cahyono Sigit, M.T. 2. Tutik Farikhah, S.T.
Uncontrolled Keywords: Keseimbangan lintasan, harga pokok produk
Subjects: Tehnik Industri
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Industri (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 04 Feb 2013 09:16
Last Modified: 14 Dec 2016 02:53
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/6362

Actions (login required)

View Item View Item